DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL 2018

Peningkatan Peran Pemuda dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan

Call for Essay PPKTI 2018

Ideku untuk Negeri Tercinta

Buka Bersama dan Silatponi

Rajut Ukhuwah Aktivis Kampus dalam Balutan Bulan Ramadhan Bersama DPO dan Alumni KRISTAL

INNOVATION CONTEST 2018

KRISTAL Sukses Mewadahi Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Indonesia

Kamis, 29 November 2018

BERBAGI PENGALAMAN ORGANISASI


BERBAGI PENGALAMAN ORGANISASI
KUNJUNGAN DARI LEPMA FEB UMS
Alhamdulillah.. Program kerja Kunjungan Departemen Hubungan Informasi telah usai, pada tanggal 25 Desember 2018 KRISTAL mendapat kunjungan dari LEPMA FEB UMS. Kunjungan ini dilaksanakan di Auditorium Fakultas Ekonomi UNY .
LEPMA merupakan kepanjangan dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa yang berada di lingkup Fakultas Ekonomi Bisnis di Universitas Muhammadiyah Surakarta. LEPMA merupakan suatu lembaga yang mewadahi dan mengembangkan bakat para mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis di bidang Penelitian. LEPMA terdiri dari 3 Bidang yaitu Bidang Kaderisasi, Bidang Penelitian dan Penalaran dan Bidang Humas. Selengkapnya bisa cek di lepmafeb.ums.ac.id
Acara dilaksanakan pukul 10.00-16.00. Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan kalam ilahi,dilanjutkan sambutan dari masing-masing ketua UKMF Kristal (Saudari Gea Octaviani) dan LEPMA (Saudara Amir Fatahuddin) serta sambutan dari pembina UKMF Penelitian Kristal, Bapak Andreas Mahendro Kuncoro, M.Sc, Ph.D. Acara dilanjutkan sharing dari kedua UKM Penelitian yaitu tentang pengenalan departemen dan proker yang mana hal tersebut bisa menambah wawasan kita dan dapat dijadikan pemikiran terbaru untuk UKMF Kristal kedepannya. Kegiatan berikutnya ialah FGD yaitu berkumpul dengan masing-masing Departemen yang berkaitan antar 2 UKM Penelitian yaitu Bidang  Kaderisasi dengan Departemen PSDM, Bidang Penelitian dan Penalaran dengan Departemen P2KI, Formasi dan Presma dan yang terakhir Bidang Humas dengan Departemen HI. Dengan adanya FGD ini diharapkan dapat lebih mengenal satu sama lain dengan 1 Departemen yang berkaitan dan dapat saling bertanya secara lebih dalam mengenai informasi/proker. Dilanjutkan dengan sesi kegiatan pengakraban yaitu tukar kado. Setelah itu hiburan dari UKMF KRISTAL dan LEPMA , acara ditutup dengan foto bersama.
Pertemuan ini memang hanya beberapa jam saja tetapi silahturahmi terjalin selamanya. Semoga dengan adanya Kunjungan Ilmiah ini kita bisa lebih bersinergi lagi dalam berkarya dan bekerja sama  untuk kemajuan UKM kita menjadi lebih baik. Semangat ~

Share:

REALOKASI DANA APBN UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

DIKMA #7
REALOKASI DANA APBN UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
Pada tahun 2019, fokus pengaturan kebijakan fiskal menyasar pada menjaga kesehatan fiskal melalui produktifitas, efisiensi, daya tahan, dan keberlanjutan serta mendorong iklim investasi melalui kemudahan investasi/ekspor sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik. Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah memusatkan pembangunan infrastruktur, konsentrasi kedua setelah pembangunan infrastruktur yaitu pembangunan sumber daya manusia. (https://kompas.com)
Rencana pemerintah dalam memfokuskan pembangunan terlihat dari meningkatnyarancangan anggaran dana untuk pembangunan infrastruktur tahun 2019menjadi Rp 420,5 triliun atau naik 2,46% dibanding APBN 2018, namunyang membuat banyak perbincangan adalah alokasi dana pembangunan tersebut berasal dari realokasi kementerian lain, salah satunya Kemendikbud dan Kemenristekdikti (https://kontan.co.id), hal inilah yang menimbulkan banyak kontra dikalangan masyarakat karena pembangunan sumberdaya manusia juga perlu ditingkatkan.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bahwa pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing, namun juga pemerataan hasil-hasil pembangunan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan uraian di atas, infrastruktur merupakan hal penting bagi sebuah negara. Tanpa infrastruktur yang memadai, sebuah negara harus berusaha lebih untuk mencapai tujuan negaranya. Selain itu, infrastruktur juga mampu mempengaruhi berbagai sektor, contohnya jalan raya, jika infrastruktur jalan baik maka arus barang akan lancar dan harga-harga akan lebih murah, sehingga masyarakat akan memiliki daya beli yang tinggi. Lalu akibatnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara Indonesia dan kemakmuran pun akan tercapai.
Kebijakan mengenai mana yang lebih diutamakan antara infrastruktur dengan pendidikan/ pengembangan sumberdaya manusia tidak dapat dipilih salah satu secara mutlak, karena kedua hal tersebut berkaitan, pemerintah pun dalam menerapkan kebijakan tidak mutlak mengembangkan salah satu dan melupakan yang lain. Jika infrastruktur diperbaiki namun pendidikan tidak, tentu tujuan negara tidak tercapai pula. Oleh karena itu, sektor pendidikan pun tidak serta merta diabaikan saat fokus pemerintah pada sektor pembangunan infrastruktur, anggaran untuk pendidikan pun tetap berpegang pada aturan UUD 1945, yaitu minimal 20% dari APBN. Jadi, pemerintah pun tetap mengutamakan sektor pembangunan sumberdaya manusia karena tujuan negara Indonesia dalam pembukaan UUD 1945 tidak hanya memajukan kesejahteraan umum namun juga mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi, kedua bidang kebijakan ini tetap berjalan beriringan. Selain itu, setiap kebijakan yang dibuat pemerintah pasti memiliki kelebihan dan kekurangan yang telah dikaji secara terperinci oleh para ahli dibidangnya, jadi kita sebagai mahasiswa harus mendukung segala kebijakan yang ada, kecuali jika bertentangan dengan kepentingan rakyat banyak (menyimpang).

Referensi
Utami, sinar putri S.2018.Anggaran Infrastruktur Tahun Depan Rp 420,5 triliun, diakses 6 November 2018 pada https://kontan.co.id
Mustami, Adinda Ade dkk.2018.Menteri PUPR: Dana Infrastruktur 2019 Naik Karena Realokasi dari Kementerian Lain, diakses 6 November 2018 pada https://kontan.co.id
Haryanto, Joko Tri.2018.Grand Desain APBN 2019, diakses pada 6 November 2018, pada http://id.bersatu.com/
Redaktur KOMPAS.2018.Jokowi: Mlai 2019, Kita Konsentrasi pada Pembangunan SDM, diakses 6 November 2018 pada https://kompas.com
Redaktur KOMPAS.2017.Anggaran Infrastruktur 2018 Naik Jadi Rp 410,4 Triliun, diakses pada 6 November 2018 pada https://kompas.com
Hariyanto.2018.Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur PUPR Berorientasi Kebutuhan Masyarakat, diakses pada 6 November 2018 pada http://m.industry.co.id


Share:

Selasa, 13 November 2018

BERTUKAR CERITA DENGAN UKM PENELITIAN UNNES

DISEMINASI KARYA SEBAGAI WADAH BERTUKAR IDE DAN GAGASAN


Kunjungan Ilmiah merupakan salah satu program kerja dari Departemen Hubungan Informasi. Tanggal 3 November 2018, pengurus UKMF Penelitian Kristal melaksanakan Kunjungan Ilmiah ke UKM Penelitian Universitas Negeri Semarang atau yang biasa disebut dengan UKMPians. Setelah dari Universitas Negeri Semarang kami mengunjungi 2 objek wisata di Semarang, yaitu Sampokong dan Lawang Sewu. Kunjungan Ilmiah dilaksanakan agar dapat menambah pengetahuan, pengalaman serta wawasan untuk seluruh pengurus UKMF Penelitian Kristal.
UKM Penelitian Universitas Negeri Semarang merupakan unit kegiatan yang mewadahi Mahasiswa untuk berekspresi dalam kegiatan Penelitian dan Keilmiahan Universitas Negeri Semarang .Terdiri dari Pengurus Harian, Biro ART, Biro Karya, Departmen NID,Departemen STD,Departemen HRD, Departemen ETD, Departemen RED,dan Departemen Comdev.
Sampai di UNNES,  KRISTAL di sambut dengan ramah oleh UKM Penelitian Universitas Negeri Semarang. Acara pertama dibuka dengan Sambutan-sambutan, lalu sharing dari kedua UKM Penelitian dengan sharing ini kami menjadi tahu banyak hal mengenai berbagai Departemen UKMP UNNES beserta fungsinya yang memiliki tugas yang sama maupun berbeda dengan yang ada di UKMF Penelitian KRISTAL, dilanjutkan dengan Diseminasi Karya dari UKMP UNNES dan UKMF Penelitian Kristal yang mana menyuguhkan masing-masing karya dari karya PIMNAS dan ditutup dengan membaca doa bersama dan Foto bersama.
Pengurus KRISTAL menghabiskan waktu Kunjungan Ilmiah dan menyempatkan singgah ke tempat bersejarah di Semarang selama satu hari penuh di hari sabtu. Dengan adanya Kunjungan Ilmiah ke Universitas Negeri Semarang selain menambah pengetahuan tentang UKMP UNNES kami juga memiliki teman baru,serta mengetahui objek wisata terkenal di Semarang.

Share:

UKMF KRISTAL UNY MEWADAHI ARGUMEN MAHASISWA INDONESIA MENGENAI ISU EKONOMI NASIONAL


UKMF PENELITIAN KRISTAL UNY MEWADAHI ARGUMEN  MAHASISWA INDONESIA MENGENAI ISU EKONOMI NASIONAL


Serangakaian acara puncak Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) sukses diselenggarakan oleh KRISTAL FE UNY pada 12-13 Oktober 2018. Dimulai sejak bulan Juni 2018 dalam pengumpulan esai, hingga akhirnya KRISTAL berhasil menghadirkan 8 tim terbaik untuk menyampaikan argumen mereka. Delapan tim tersebut adalah 2 tim dari Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Istitut Pertanian Bogor, Universitas Sumatra Utara, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Muslim Indonesia.
Technical Meeting DIEN 2018

Pada hari Jumat (12/10) lalu, delapan tim berhasil dihadirkan dala acara Technical Meeting di Ruang Ramah Tamah FE UNY untuk berdiskusi dan menghasilkan kesepakatan berupa ketentuan-ketentuan debat. Pada hari berikutnya Sabtu (13/10), kedelapan tim bersemangat dalam beradu argumentasi dihadapan tiga juri, yakni juri praktisi, juri akademisi, dan juri debaters.
Babak Penyisihan di Chamber 4

Rangkaian acara DIEN 2018 yang terakhir adalah malam apresiasi yang diselenggarakan pada hari Sabtu (13/10). Pada malam apresiasi ini merupakan malam puncak acara DIEN 2018, yaitu pengumuman juara DIEN 2018 dan pemberian hadiah serta penghargaan sekaligus sebagai acara penutup DIEN 2018.
Malam Puncak DIEN 2018

Tim yang berhasil menjadi juara adalah Universitas Gajah mada 1 yang diketuai oleh Sisilia Juliana Hanamaria  (Juara 1), Universitas Gajah Mada 2 dengan ketua Hafizh Nurul Faizah (Juara 2), dan Universitas Negeri Surabaya yang diketuai oleh Aditya Chandra Prasetiya  (Juara 3).
Melalui serangkaian acara DIEN 2018 yang berhasil dilaksanakan, harapannya mahasiswa Indonesia, baik yang memperoleh juara maupun yang belum, dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi Indonesia berkelanjutan Indonesia melalui argumen serta karya yang mereka akan hasilkan. Sukses pada juara-juara DIEN 2018. Nantikan DIEN 2019 mendatang!

Share:

UKMF KRISTAL MEWADAHI ARGUMEN ORMAWA FE UNY

UKMF PENELITIAN KRISTAL MEWADAHI ARGUMEN ORMAWA FE UNY


Acara lomba Public Policy Analyze (PPA) 2018 sukses dilaksanakan oleh UKMF Penelitian KRISTAL pada hari Sabtu, 22 September 2018 di ruang Ramah Tamah FE UNY. Dalam acara PPA 2018 ini dihadiri oleh 7 tim perwakilan setiap ormawa yang ada di Fakultas Ekonomi, mulai dari UKMF Al Fatih, BEM, UKMF Inspire, Hima Pendidikan Akuntansi, Hima Akuntansi, Hima Manajemen, dan Hima D3.
Technical Meeting sebagai pembuka acara lomba PPA 2018 guna penyampaian sosialisasi mekanisme perlombaan yang disampaikan oleh panitia. Usai penyampaian mekanisme perlombaan. Dilanjutkan pengundian peserta secara acak untuk melakukan presentasi mosi oleh perwakilan dewan juri Public Policy Analyze, yaitu Dian Isnawati, S.Pd. Ketujuh tim tersebut melakukan presentasi mosi yang mereka peroleh melalui undian di hadapan tiga juri, yakni Dian Isnawati, S.Pd (Debaters FE UNY), Eko Siam Muwadi (Ketua Departemen Kajian Riset dan Politik BEM FE UNY 2016), dan Andrian Eko Susanto (Debaters FE UNY).
Kegiatan diakhiri dengan pengumuman para pemenang tim yang berhasil keluar menjadi juara adalah BEM (Juara 1), UKMF Inspire (Juara 2), dan HIMA Diksi (Juara 3). Lomba Public Policy Analyze (PPA) 2018 yang berhasil dilaksanakan, harapannya perwakilan ormawa FE UNY yang menjadi peserta PPA 2018, baik yang memperoleh juara maupun yang belum, dapat menciptakan semangat baru untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan kebijakan pemerintah yang transparan.
Share:

Merajut Silaturahmi, Meningkatkan Wawasan Organisasi #2


Merajut Silaturahmi, Meningkatkan Wawasan Organisasi  #2
with UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga



Pada hari Jumat (19/10/2018) telah dilaksanakan kegiatan Sapa Ormawa kedua pada periode kepengurusan tahun 2018 bersama UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan ini bertempat di Ruang Rektorat Lama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Acara tersebut merupakan salah satu program kerja rutin setiap tahun dari departemen UKMF Penelitian KRISTAL yaitu Hubungan Informasi (HI).
Sapa Ormawa merupakan sarana UKMF Penelitian KRISTAL untuk melakukan tukar pikiran, dan berdiskusi dengan organisasi lain. Kegiatan Sapa Ormawa 2018 ini mengambil tema Merajut Silaturahmi, Meningkatkan Wawasan Organisasi”. Diharapkan melalui kegiatan ini pengurus UKMF Penelitian KRISTAL mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat untuk KRISTAL kedepannya dan dapat menjalin silaturahim dengan organisasi lain. Acara ini diikuti oleh 22 orang pengurus dan magang KRISTAL dan 8 orang dari pengurus UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari penanggungjawab sementara ketua UKMF KRISTAL, Rifda Ayu Satriana dan sambutan dari ketua UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga, Nur Aziz Hidayatulloh. Acara selanjutnya adalah perkenalan pengurus dan pemaparan proker dari UKMF Penelitian KRISTAL, lalu dilanjut dengan pemaparan profil organisasi UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga. Setelah itu memasuki sesi tanya jawab baik dari UKMF KRISTAL maupun UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga


Acara berakhir dengan pemberian kenang-kenangan dari ketua UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga dan perwakilan ketua UKMF Penelitian KRISTAL. Acara diakhiri dengan foto bersama seluruh pengurus KRISTAL bersama UKM EXACT UIN Sunan Kalijaga.


Share:

Kamis, 08 November 2018

ISU KENAIKAN HARGA PERTAMAX SEDANGKAN PERTALITE TETAP


DIKMA #6

ISU KENAIKAN HARGA PERTAMAX SEDANGKAN PERTALITE TETAP


Jakarta, 10 Oktober 2018 harga pertamax resmi naik dari Rp9.500,00 menjadiRp10.400,00 per liter kecuali bagi daerah yang terkena bencana alam di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah, untuk sementara harga tidak naik. Kenaikan ini merupakan dampak dari kenaikan harga minyak mentah di dunia yang telah menembus 80 dollars per barel (http://makassar.tribunnews.com). Alasan lain kenaikan pertamax  yaitu beban anggaran pemerintah di sektor migas, berdasarkan data BPS terjadi defisit neraca perdagangan migas periode januari sampai september 2018 mencapai USD 9,37 miliar (142 triliun rupiah) terjadi defisit USD 3,81 miliar/ 58 triliun rupiah (https://cnbcindonesia.com).
Gubernur BI Perry Warjiyomenerangkan pengaruh inflasi pada pekan kedua Oktober 2018 sebesar 0,12 persen. Salah satunya ditopang oleh kenaikan harga BBM non-subsidi.Inflasi dari BBM non-subsidi sekitar 0,02 persen (https://cnnindonesia.com/). Kenaikan inflasi ini membuat ekonomi menjadi tumbuh dan memicu masyarakat untuk berinvestasi.
Pemerintah harus mempertimbangkan banyak hal dalam menentukan kebijakan fiskal khususnya mengenai subsidi. Jika menaikan harga pertamax maka akan terjadi kesenjangan harga yang semakin jauh antara harga pertamax dangan pertalite, hal ini sangat memungkinkan terjadinya perpindahan konsumen pertamax menjadi pertalite. Akhirnya hal ini sama saja memberatkan anggaran pemerintah. Disisi lain, jika anggaran pertalite juga dinaikan maka akan berpengaruh pada harga barang dalam negeri dan memungkinkan terjadinya inflasi yang tidak terkendali. Kenaikan harga barang yang disebabkan naiknya harga BBM akan sulit untuk kembali ke harga semula atau turun. Hal ini sangat terasa bagi kesejahteraan masyarakat menengah kebawah.
Apabila harga pertamax tidak dinaikan maka pemerintah akan kesulitan dalam menutup defisit anggaran terlebih harga minyak dunia juga naik. Selain itu fokus penggunaan anggaran pemerintah saat ini ditujukan untuk pembangunan infrastruktur. Jadi kenaikan harga pertamax akan sangat membantu pemerintah.
Pada setiap kebijakan pemerintah pasti ada pro dan kontra, disaat akan menaikan pertamax bisa saja masyarakat menerima, tapi butuh waktu sama seperti menghapus premium di Indonesia. Pemerintah pasti sudah banyak memikirkan dampak dari kebijakan yang telah dibuat baik positif maupun negatif, berdasar analisis para ahli ekonom yang terpercaya. Maka dari itu, sebagai mahasiswa yang harus dilakukan adalah mendukung dan melaksanakan kebijakan pemerintah yang telah ditetapkan dan berpartisipasi aktif apabila mulai terjadi penyimpangan.

Referensi:
Redaktur tribun.2018.Harga Pertamax dan Dex Naik, Harga Premium dan Pertalite Tetap Serta Penjelasan Resmi Pertamina Tahun 2018, diakses 22 Oktober 2018, padahttp://makassar.tribunnews.com
Budiartie, Gustidha & Raditya Hanung. 2018 Sering Jadi Polemik, Ini 3 Faedah Jika Harga BBM Naik, diakses 22 Oktober 2018, padahttps://cnbcindonesia.com
Redaktur CNN Indonesia.2018.Kenaikan Harga Pertamax Dongkrak Inflasi Oktober 0,12 Persen, diakses 22 Oktober 2018, padahttps://cnnindonesia.com/
Redaktur Merdeka.2017.BBM Jenis Premium Hilang dari 1.094 SPBU Ini Penjelasan Pemerintah, diakses 22 Oktober 2018, padahttps://m.merdeka.com/

Share:

OPTIMALISASI SAINS DAN TEKNOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PERAN AKTIF GENERASI MUDA MEWUJUDKAN SDGS 2030 DI INDONESIA


FORKIS #7

OPTIMALISASI SAINS DAN TEKNOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PERAN AKTIF GENERASI MUDA MEWUJUDKAN
SDGS 2030 DI INDONESIA


SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang merupakan rencana aksi global untuk 15 tahun kedepan (berlaku sejak 2016 hingga 2030), guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berlaku bagi seluruh negara (universal), sehingga seluruh Negara, tanpa kecuali negara maju, memiliki kewajiban moral untuk mencapai tujuan dan target SDGs. Berbeda dari pendahuluannya MDGs, SDGs dirancang dengan melibatkan seluruh sektor pembangunan, baik pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan sebagainya. Kurang lebih 8,5 juta suara warga di seluruh dunia juga berkontribusi terhadap tujuan dan target SDGs (https://www.sdg2030indonesia.org/page/8-apa-itu).
Terkait dengan bidang kesehatan, Menteri Kesehatan memaparkan delapan program baru SDGs untuk pencegahan atau promosi kesehatan. Sudah ada delapan goals sebenarnya yang sudah tercapai sebelumnya, seperti prevalensi malaria, penanggulangan tuberculosis, dan akses air minum layak perkotaan. Selain itu, ada 17 indikator yang menunjukkan perkembangan positif, seperti penurunan balita kurang gizi, angka kematian ibu dan anak dan sebagainya. Kedepan, yang diharapkan goals-nya adalah meningkatkan kesejahteraan (https://m.liputan6.com/helath/read/2400205/kemkes-targetkan-8-program-baru-sdgshingga2030).
Berfokus pada lingkungan, pada tahun 2030 akan meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan timbunan sampah serta mengurangi pembuangan bahan kimia berbahaya, dan mengurangi hingga separuh proporsi air limbah yang tidak ditangani serta meningkatkan guna ulang dan daur ulang aman secara global (http:www.sanitasi.or.id).
Tujuan 8 mengenai kerja layak dan pertumbuhan ekonomi. Prioritas ini juga sejalan dengan tema, agenda dan tujuan pembangunan nasional dalam sektor ketenagakerjaan. Pemerintah telah mengeluarkan beberapa paket kebijakan ekonomi yang bertujuan untuk penciptaan kesempatan kerja yang lebih layak bagi semua. Tantangan di masa depan adalah mempertahankan kinerja ekonomi seraya memastikan proses pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan melalui pertumbuhan yang kaya lapangan kerja (https://www.ilo.org/jakarta/info/public/pr/WCMS_451922/lang-en).

Share:

Jam

Anda Pengunjung Ke-