DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL 2018

Peningkatan Peran Pemuda dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan

Call for Essay PPKTI 2018

Ideku untuk Negeri Tercinta

Buka Bersama dan Silatponi

Rajut Ukhuwah Aktivis Kampus dalam Balutan Bulan Ramadhan Bersama DPO dan Alumni KRISTAL

INNOVATION CONTEST 2018

KRISTAL Sukses Mewadahi Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Indonesia

Senin, 01 Oktober 2018

Pro Kontra Pengeluaran Dana Asian Games 2018


DIKMA #5

“Pro dan Kontra Pengeluaran Dana Sebesar 24,21 Triliun untuk Asian Games 2018”


Berita yang saat ini sedang ramai dibicarakan selain pemilu 2019 yaitu pelaksanaan dan bonus atlet Asian Games yang mengeluarkan dana APBN yang cukup besar. Dikutip dari Liputan6.com (6 September 2018) bahwa pelaksanaan Asian Games Jakarta-Palembang menghabiskan dana APBN mencapai 24 triliun rupiah untuk persiapan dan pembangunan besar-besaran dalam rangka menyambut event olahraga terbesar se-Asia ini. Selain itu, bagi atlet Indonesia yang meraih prestasi pada Asian Games 2018 pun mendapat banyak bonus, bagi setiap peraih medali emas nomor perorangan mendapat bonus sebesar Rp 1,5 miliar. Bagi peraih perak sebesar Rp 500 juta, sedangkan peraih perunggu dihadiahi sebesar Rp 250 juta. Indonesia sendiri berhasil memperoleh 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Total, pemerintah menggelontorkan dana Rp 210 miliar untuk bonus atlet dan pelatih Asian Games 2018. Bonus-bonus atlet Asian Games ini telah cair langsung sebelum penutupan Asian Games 2 September 2018.
Disisi lain, saat ini sedang ramai pula perbincangan mengenai tiga layanan kesehatan BPJS, yaitu rehabilitasi medik, persalinan, dan katarak. Hal ini didasarkan pada Implementasi Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Perdirjampelkes) dan penyesuaian anggaran kesehatan. Tiga layanan BPJS tersebut tidak sepenuhnya dicabut tetapi dibatasi anggarannya. Seperti persalinan, rehabilitasi medik atau fisioterapi, dan katarak.
Jika dilihat secara lebih dalam, pengeluaran dana sebesar 24 triliun oleh pemerintah tersebut tidak langsung membebani APBN dalam satu tahun, namun telah dicicil selama 4 tahun sejak 2014 (8 triliun per tahun), selain itu pengeluaran dana besar tersebut pun tidak lantas hilang tanpa bekas, namun terdapat hasil yang nyata berupa pembangunan infrastruktur di Jakarta dan Palembang, mulai dari stadion Jakabaring dan Gelora Bungkarno, bandara, fasilitas jalan raya, pembuatan jembatan layang, wisma atlet, dan fasilitas lainnya yang dapat digunakan jangka panjang. Dilihat lebih lanjut, adanya Asian Games ini juga membawa dampak positif lain seperti Indonesia yang mulai dilirik oleh dunia, setelah pelaksanaan Asian Games pendapatan negara yang berasal dari kunjungan pariwisata oleh warga negara asing ke Indonesia mengalami kenaikan yang sangat signifikan hingga mencapai 6,5juta orang (https://www.jawapos.com/). Hal ini tentu menaikkan devisa negara. Tidak hanya itu, dari segi pendapatan masyarakat domestik pun akan naik jika banyak masyarakat asing yang berlibur dan memanfaatkan layanan baik barang maupun jasa yang ditawarkan masyarakat, mulai dari oleh-oleh, penginapan, tour guide, dan lain sebagainya. Infrastruktur ini juga merupakan investasi Indonesia untuk persiapan menjadi tuan rumah olimpiade ditahun mendatang.
Selain dana yang besar untuk persiapan, pemerintah juga mengeluarkan dana besar untuk bonus untuk para atlet Asian Games yang memperoleh medali menjadi sorotan. Perlakuan pemerintah memberikan dana 210 miliar secara cuma-cuma ini dianggap berlebihan dan boros, jika dibandingkan dana bonus bagi atlet tahun ini dengan tahun lalu memang meningkat drastis dari 400juta menjadi 1,5 miliar untuk medali emas. Padahal jika ditilik dari bonus atlet negara lain, tidak sebesar itu, bahkan bagi Jepang dan China tidak memberikan bonus karena atlet memenangkan kejuaraan termasuk dalam kewajiban bela negara. Berita ini semakin ramai diberitakan karena disisi lain BPJS mengumumkan adanya 3 layanan BPJS yang dibatasi karena keterbatasan anggaran, salah satunya untuk ibu melahirkan yang menimbulkan banyak kontra. Banyak masyarakat menyayangkan penggelontoran dana sebesar ini, sedangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang kesulitan finansial, putus sekolah karena biaya, meninggal karena sakit dan tidak mampu membayar biaya pengobatan serta banyak alasan lainnya. Untuk itu mungkin pemberian bonus atlet juga dipertimbangkan dahulu untuk mengeluarkan dana yang sangat besar karena dapat dialokasikan ke hal lainnya, misalnya untuk pengembangan atlet atau infrastruktur, membantu secara sosial untuk masyarakat kurang mampu, menambah biaya untuk menyokong pendidikan, dan lain sebagainya.
              Berdasarkan banyak sisi positif dan negatif di atas, pengeluaran dana Asian Games sebaiknya lebih dipertimbangkan lagi impact jangka panjangnya bagi masyarakat umum, bila untuk pembenahan infrastruktur dan fasilitas umum maka itu baik. Namun, untuk pemberian dana bonus altet dengan nominal besar, perlu dilakukan pertimbangan dan pemikiran ulang agar tidak menimbulkan banyaknya kecemburuan sosial.

Share:

Selasa, 25 September 2018

Sapa Ormawa with UKMP UNY


Merajut Silaturahmi, Meningkatkan Wawasan Organisasi


Pada hari Jumat (14/09/2018) telah dilaksanakan kegiatan Sapa Ormawa pada periode kepengurusan tahun 2018 bersama UKM Penelitian UNY. Kegiatan ini bertempat di Student Center Universitas Negeri Yogyakarta. Acara tersebut merupakan salah satu program kerja rutin setiap tahun dari departemen UKMF KRISTAL yaitu Hubungan Informasi (HI).

Sapa Ormawa merupakan sarana UKMF Penelitian KRISTAL untuk melakukan tukar pikiran, dan berdiskusi dengan organisasi lain. Kegiatan Sapa Ormawa 2018 ini mengambil temaMerajut Silaturahmi, Meningkatkan Wawasan Organisasi”. Diharapkan melalui kegiatan ini pengurus UKMF Penelitian KRISTAL mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat untuk KRISTAL kedepannya dan dapat menjalin silaturahim dengan organisasi lain. Acara ini diikuti oleh 30 orang pengurus KRISTAL dan 15 orang dari UKM Penelitian UNY.

            Kegiatan dimulai dengan sambutan ketua UKMF KRISTAL, Gea Octaviani dan sambutan dari wakil ketua UKMP. Acara selanjutnya adalah perkenalan pengurus dan pemaparan proker dari UKMF Penelitian KRISTAL lalu dilanjut dengan pemaparan profil organisasi UKMP UNY. Setelah itu, dilanjutkan sesi tanya jawab baik dari UKMF KRISTAL maupun UKMP UNY.  Memasuki waktu sholat magrib, acara dilanjutkan dengan istirahat dan sholat sebentar. Setelah itu dilanjutkan kembali dengan DIKMA (Diskusi Mahasiswa) dengan mengambil materi mengenai bonus atlet Asian Games yang mengeluarkan dana APBN cukup besar. Dimana acara ini cukup seru karena baik anggota dari KRISTAL maupun UKMP saling berargumen dan menyampaikan pendapat mengenai isu tersebut.

Acara berakhir dengan pemberian kenang-kenangan dari Ketua UKMP UNY dan Ketua UKMF Penelitian KRISTAL. Selanjutnya dilanjutkan dengan foto bersama seluruh pengurus KRISTAL bersama UKMP Universitas Negeri Yogyakarta.

Share:

Minggu, 23 September 2018

Pengumuman Magang KRISTAL 2018


PENGUMUMAN MAGANG KRISTAL 2018



CONGRATULATION
Selamat malam untuk kalian yang setia menunggu kabar gembira ini.

Kira-kira diterima nggak ya?

Yukkk kalian langsung bisa cek DISINI
Kami selaku pengurus UKMF Penelitian KRISTAL 2018 mengucapkan selamat untuk teman-teman yang diterima!!

Yang belum beruntung jangan berkecil hati, terus mencoba, dan tetap semangat!!

NB:
Segera konfirmasi diterima dan kirim ke CP sesuai departemen kalian
(format: Nama_Prodi)
🌻PSDM 082325702758
🌻PRESMA 085727802839
🌻P2KI 087758976824
🌻HI 085870629581
🌻FORMASI 085712410972

KRISTAL,
Bersatu Kita Bisa‼


Share:

Sabtu, 22 September 2018

Pengumuman DIEN 2018


***ANNOUNCEMENT***


Berdasarkan hasil penilaian dan keputusan dewan juri, kami seluruh panitia mengucapkan selamat kepada  8 tim finalis yang berhasil lolos dalam Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2018.

Terimakasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam mengirimkan karyanya.
Kepada tim yang belum berhasil, jangan menyerah dan nantikan DIEN 2019!!

Untuk Daftar Finalis DIEN 2018 dan Panduan Final Debat dapat didownload DISINI

Berikan Argumen Terbaikmu!!
Sampai bertemu di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta

-Debat Isu Ekonomi Nasional 2018-

Share:

Rabu, 01 Agustus 2018

Esai PPKTI 2018

CALL FOR ESSAY

PPKTI 2018

Orang-orang yang percaya pada diri sendiri terbuka terhadap ide-ide bagus darimanapun sumbernya dan bersedia membagikannya - Jack Welch

Call for essay ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (PPKTI) 2018 yang diselenggarakan oleh UKMF Penelitian KRISTAL FE UNY. Lomba esai ini dikhususkan bagi mahasiswa aktif D3 dan S1 Fakultas Ekonomi UNY.

Mengangkat tema
"Ideku untuk Negeri Tercinta"

Dengan pilihan subtema:
1. Ekonomi
2. Pendidikan
3. Sosial Budaya
4. Lingkungan
5. Teknologi

Timeline:
1 Agustus - 23 September 2018, (pengumpulan berkas lomba)
23 September - 9 Oktober 2018, (penjurian naskah esai)
10 Oktober 2018, (pengumuman juara)
13 Oktober 2018, (penyerahan hadiah)

Lomba ini tidak dipungut biaya, GRATIS

Panduan dan formulir pendaftaran esai KLIK DISINI

Contact Peson
0878-3960-0203 (Maria)
0822-5887-0285 (Ogi)
Share:

Senin, 04 Juni 2018

Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2018

DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL (DIEN) 2018
-UKMF Penelitian KRISTAL-


"I love argument, I love debate. I don't expect anyone just to sit there and agree with me"
~Margaret Thatcher~

       DIEN atau Debat Isu Ekonomi Nasional merupakan event nasional yang setiap tahunnya diselenggarakan oleh UKMF Penelitian KRISTAL FE UNY. DIEN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan argumen dari dua sisi yaitu pro ataupun kontra terhadap isu-isu ekonomi terkini.

DIEN 2018 mengusung tema :
"Peningkatan Peran Pemuda dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan"

Dengan subtema:
1. Pendidikan
    Peningkatan kualitas pendidikan di daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).
2. Ekonomi
    Percepatan pembangunan infrastruktur sebagai strategi perkembangan ekonomi lokal.
3. Maritim
    Optimalisasi potensi ekonomi maritim sebagai salah satu sektor pembangunan di Indonesia.
4. Teknologi
    Inovasi teknologi ramah lingkungan dalam pembangunan ekonomi industri.
5. Sosial dan Budaya
    Kesetaraan gender dalam pemerataan kesejahteraan ekonomi.

 Tanggal Penting:
#04 Juni - 04 Juli 2018
(Pengumpulan Esai Gelombang I)
#05 Juli - 01 September 2018
 (Pengumpulan Esai Gelombang II)
#22 September 2018
(Pengumuman Finalis Debat)
#12 Oktober 2018
(Technical Meeting DIEN 2018)
#13 Oktober 2018
(Pelaksanaan Debat dan Malam Apresiasi)

Panduan, Formulir Pendaftaran dan Lembar Orisinalitas DIEN 2018 dapat di download DISINI

 More Information:
087758976824 (Okta)
082332556062 (Christia)

Visit our social media:
Email : feuny.dien@gmail.com
Instagram : @feuny.dien
Twitter : @feuny_dien
Facebook : UKMF KRISTAL FE UNY

Share:

Sabtu, 02 Juni 2018

Peningkatan Peran Pemuda Guna Mewujudkan Indonesia Emas Dan Berdaya Saing Global


FORKIS #4

"Peningkatan Peran Pemuda Guna Mewujudkan Indonesia Emas Dan Berdaya Saing Global"



Salam Pemuda ! Salam Cendekia Bangsa!
Peran mahasiswa dan pemuda sangat dibutuhkan saat ini untuk mengatasi berbagai permasalahan di Indonesia. Perlu diketahui tepat 100 tahun Indonesia merdeka atau biasa disebut sebagai Indonesia emas diharapkan Indonesia mampu meningkatkan kemajuan serta menjadi bangsa yang berdaya saing global. Namun, masih banyak masalah yang ditemui di Indonesia seperti masalah pendidikan, ekonomi, kewirausahaan, teknologi, dan sosial budaya.
Dalam kaitannya dengan masalah pendidikan yang dilansir dari Kabar24-Bisnis.com pada 30 Mei 2018, Mendikbud menegaskan tahun ini merupakan tahun pembenahan pendidikan karena kompleknya permasalahan pada bidang tersebut yang perlu penanganan segera. Tahun ini diharapkan mulai untuk melakukan pembenahan. Tahun ini difokuskan untuk menangani masalah-masalah pendidikan. Permasalahan yang dimaksud diantaranya ketimpangan pendidikan di Indonesia, masih banyak daerah tertinggal di negeri ini yang masih perlu sentuhan langsung. Permasalahan lain yaitu mengenai kebijakan, model pendidikan, hingga kurikulum yang digunakan. Masyarakat memiliki pemikiran yang selalu menyeragamkan kemampuan seorang siswa. Segi kebijakan, misalnya kebijakan yang diterapkan saat ini masih memiliki celah kesalahan. Salah satunya terkait beban kerja guru yang sangat tidak masuk akal. Peraturan lama menyebutkan guru memiliki beban kerja 24 jam selama sepekan, hanya dihitung saat dia melakukan tatap muka di dalam kelas. Sementara jika tidak melakukan aktivitas mengajar di depan kelas dinyatakan tidak bekerja sehingga tak heran jika banyak guru pulang pergi sesuai jadwal mengajarnya dan memilih tidak berdiam diri di sekolah. Presiden Jokowi menginstruksikan penerapan pendidikan karakter, sehingga sangat dibutuhkan peran guru untuk tetap berdiam di sekolah memberi pendampingan pada siswa. Masalah kedua yaitu penerapan kurikulum yang diseragamkan tanpa mengetahui kebutuhan siswanya. Masalah ketiga sumber daya guru. Saat ini ada 760.000 tenaga guru honorer di sekolah negeri. Di sisi lain banyak pensiunan akan tetapi pengangkatan guru kurang.
Dalam kaitannya dengan masalah ekonomi Indonesia yang dilansir dari Detikfinance periode 07 Mei 2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dari 5,01% ke 5,06%. Laju pertumbuhan ekonomi diwarnai dengan kondisi ekonomi dunia yang juga mengalami peningkatan. Hal lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu peningkatan harga komoditas migas dan non  migas. Non migas seperti beras, gandum, hingga pertambangan.
Masalah kewirausahaan Indonesia berdasarkan berita dari Sindonews.com pada 23 November 2004, dinyatakan bahwa keberhasilan di bidang ekonomi pada kenyataannya belum diimbangi pertumbuhan wirausaha. Masalah tersebut karena pertama, populasi wirausaha di Indonesia baru mencapai 1,65% dari jumlah penduduk. Kedua, dalam hal kesehatan ekosistem kewirausahaan, Indonesia menemptai peringkat ke 68 dari 121 negara di dunia. Ketiga, berdasarkan The E&Y G20 Entrepreneurship Barometer 2013, Indonesia di antara negara-negara G20 termasuk dalam kelompok negara yang memiliki rangking terendah dalam ekosistem kewirausahaan.
Masalah teknologi Indonesia berdasarkan berita Kompas.com pada 3 Mei 2018 menyatakan bahwa Indonesia merupakan penikmat pusatnya kemajuan teknologi internet. Namun, industri telekomunikasi yang menjadi tulang punggung layanan internet justru dianggap jalan di tempat. Seiring pemerintah menggenjot penetrasi internet harusnya diimbangi dengan kenaikan industri, namun malah sebaliknya yang paling menikmati adalah industri luar negeri. Mereka mengekspor berbagai peralatan telekomunikasi ke Indonesia sesuai kebutuhan, mulai dari perangkat jaringan hingga smartphone. Lapangan pekerjaan terkait teknologi lebih berkembang di luar negeri, di Indonesia malah kurang. Harusnya ada keseimbangan antara perkembangan teknologi dengan industri.
Masalah sosial budaya Indonesia yaitu hingga saat ini adalah isu SARA yang menjadi masalah darurat karena mengancam kesatuan dan persatuan Indonesia. Banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab yang menyinggung SARA mengakibatkan masyarakat yang geram dan mudah terprovokasi. Isu SARA menjadi kekuatan untuk memecah belah dan menjatuhkan pemerintah demi kekuasaan. Isu SARA diperalat untuk kebutuhan politik sehingga berdampak pada banyak yang terintimidasi dalam menyampaikan pendapat. Selain itu masalah kemiskinan yang semakin meningkat namun korupsi oleh pejabat juga meningkat. Bahkan dana bantuan sosial untuk rakyat kurang mampu, biaya penangganan bencana alam, biaya pendidikan dan kesehatan juga dikorupsi.

Share:

SILATURAHMI DPO DAN ALUMNI DALAM BUKA PUASA BERSAMA UKMF PENELITIAN KRISTAL 2018


SILATURAHMI DPO DAN ALUMNI DALAM BUKA PUASA BERSAMA UKMF PENELITIAN KRISTAL 2018



“Ada dua kaki yang sangat disukai Allah, yaitu kaki yang dilangkahkan untuk menunaikan sholat fardhu dan kaki yang dilangkahkan untuk silaturrahim”-Al Hadist

            Senin (28/05/2018), UKMF Penelitian KRISTAL mengadakan agenda yang diselenggarakan setiap tahunnya yaitu acara Buka Puasa Bersama serta Silaturahmi Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) dan Alumni yang bertempat di Ramah Tamah Fakultas Ekonomi UNY. 

         Sharing dengan DPO dan Alumni

       Acara Buka Puasa Bersama merupakan Program Kerja dari Departemen PSDM. Sedangkan Silaturahmi DPO dan Alumni adalah Program Kerja dari Departemen HI. Proker kolaborasi ini mengangkat tema “Rajut Ukhuwah Aktivis Kampus dalam Balutan Bulan Ramadhan”. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin  silaturrahmi antara pengurus bersama DPO dan Alumni UKMF Penelitian KRISTAL. Tidak hanya buka puasa bersama tetapi juga terlaksanan sharing dari DPO dan Alumni untuk menambah pengalaman dan pengetahuan. DPO dan Alumni membagikan cerita tentang masa-masa selama menjadi pengurus UKMF Penelitian KRISTAL. Dalam acara ini, DPO dan Alumni menyampaikan pesan untuk seluruh pengurus agar bisa membawa KRISTAL lebih baik lagi kedepannya.
Kegiatan ini dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan tilawah yang dibacakan oleh Farhan Al Faradise (Staf Formasi UKMF Penelitian KRISTAL). Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Saudari Gea Octaviani (Ketua UKMF Penelitian KRISTAL) dan sharing dari DPO dan Alumni yang dibawakan dipandu oleh Fajar Indra Prasetyo selaku ketua DPO. Setelah itu disampaikan ceramah menjelang buka puasa oleh Ustad Sigit. Acara dilanjutkan dengan Sholat Maghrib bersama dan makan bersama. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberi kesan yang berharga untuk seluruh pengurus, DPO dan Alumni UKMF Penelitian KRISTAL.

Share:

Jumat, 18 Mei 2018

Panitia Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2018


PENGUMUMAN

PANITIA DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL (DIEN) 2018



Hai Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNY!!!

Bagi kalian yang telah mengikuti seleksi Kepanitiaan Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2018.

Pengumuman dapat didownload DISINI

Selamat Bagi kalian yang lolos seleksi,
Selamat Bergabung di Kepanitiaan DIEN 2018, kami tunggu kontribusi terbaik kalian.

Bagi kalian yang belum lolos, tetap semangat dan teruslah berkontribusi dalam kegiatan lain!!

Dan bagi kalian yang lolos seleksi, jangan lupa hadiri Temu Perdana yang akan dilaksanakan pada:
Hari                        : Sabtu, 19 Mei 2018
Jam                        : 08.00 WIB
Tempat                   : Rektorat UNY

#DIEN 2018 #UKMFKRISTAL #BERSATUKITABISA

Share:

Kamis, 10 Mei 2018

Pengaruh Inovasi dan Strategi Generasi Milenial dalam Perkembangan Pereknomian Indonesia


PRESS RELEASE FORKIS 3

Pengaruh Inovasi dan Strategi Generasi Milenial dalam Perkembangan Pereknomian Indonesia


Salam muda ! Salam cendikia bangsa !
Mahasiswa merupakan penerus estafet perjuangan bangsa dalam melaksanakan pembangunan di berbagai bidang  guna memajukan peradaban bangsa...
Maka dari itu sebagai generasi muda sudah semestinya kita bersikap cermat dan juga berpikir kritis dalam menanggapi problematika-problematika global di masyarakat dalam ruang lingkup Ekonomi, Sosial Budaya, Hukum dan Politik, Teknologi serta bidang Pertanian.
Dalam ruang lingkup Ekonomi forkis pada agenda kali ini mengulas sumbangsih mahasiswa dalam berkontribusi pada perekonomian bangsa guna mewujudkan kesejahteraan di masyarakat dengan mulai menggerakkan ekonomi kerakyatan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dimasyarakat, serta proaktif terhadap koperasi guna mewujudkan kesejahteraan bangsa dengan bergabung didalamnya dan memperbaiki sistem yang ada.
Pada sektor Sosial Budaya kita mengulas metode untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap kearifan lokal dan kebudayaan melalui penanaman edukasi nilai-nilai budaya bangsa didalam pembelajaran di ranah pendidikan sebagai basis edukasi untuk memperkenalkan budaya bangsa kepada peserta didik guna menumbuhkan rasa cinta pada nilai budaya bangsa.
Di ranah Hukum dan Politik, generasi muda harus bersikap kritis terhadap pergerakan organisasi di masyarakat karena ada suatu gerakan seporadis yang bertujuan mengganti ideologi pancasila sehingga dapat memicu perpecahan di Indonesia.
Pada bidang Teknologi kami mengulas pemanfaatan teknologi evaluasi kinerja guru secara online oleh murid dengan pemberian rating secara kumulatif sehingga kinerja pendidik dapat diketahui secara objektif guna menunjang kompetensi professionalitas guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Di bidang Pertanian, sebagai negara agraris kita mengulas metode pertanian produktif guna menunjang kompetensi petani dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif dari langkah pemilihan bibit, penanaman dan metode panen serta metode distribusi.
Share:

Jam

Anda Pengunjung Ke-