DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL 2018

Peningkatan Peran Pemuda dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan

Call for Essay PPKTI 2018

Ideku untuk Negeri Tercinta

Buka Bersama dan Silatponi

Rajut Ukhuwah Aktivis Kampus dalam Balutan Bulan Ramadhan Bersama DPO dan Alumni KRISTAL

INNOVATION CONTEST 2018

KRISTAL Sukses Mewadahi Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Indonesia

Selasa, 18 Februari 2020

UPGRADING PENGURUS UKMF PENELITIAN KRISTAL 2020


     
      Upgrading Pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020 telah dilaksanakan pada tanggal 14-15 Februari 2020 di Kebun Buah Mangunan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Upgrading diadakan oleh DPO Kristal 2020 dan diikuti oleh semua pengurus UKMF Penelitian Kristal pada periode 2020. Upgrading tersebut juga didampingi oleh Bapak Ponty Sya'banto Putra Hutama, S.E., M.Si. sebagai pembina UKMF Penelitian Kristal. Upgrading dilaksanakan dengan tujuan untuk melantik pengurus UKMF Kristal pada periode 2020 dan mengakrabkan sesama pengurus dalam UKMF Kristal


     Malam (14/02) diadakan pentas seni dari masing-masing kelompok yang telah dibagi pada saat Temu Perdana UKMF Penelitian Kristal 2020. Pentas seni yang ditampilan sangat bervariasi seperti berbagai tema drama, flashmob, hingga remake movie video. Pentas seni diadakan di Aula 1 Kebun Buah Mangunan dan disaksikan oleh semua pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020 serta Bapak Ponty.

     Pagi (15/02) sekitar pukul 03.00 WIB dilakukan pelantikan pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020. Pelantikan dilakukan oleh DPO Kristal 2020 dan diikuti semua pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020. Semua pengurus yang akan dilantik diharuskan untuk mengucap ikhrar pelantikan. Acara berlangsung dengan khidmat dan tenang. Sekitar pukul 05.30 WIB kegiatan dilanjutkan dengan mendaki puncak Kebun Buah Mangunan.

      
     
     Kegiatan yang dilakukan setelah mendaki ke puncak Kebun Buah Mangunan adalah outbound. Masing-masing kelompok harus mengikuti setiap rute dan pos yang telah disediakan. Di setiap pos terdapat permainan yang harus diselesaikan oleh masing-masing kelompok. Setiap pos dan permainan memiliki pesan atau esensinya tersendiri, dan setiap esensi tersebut adalah penting untuk dijadikan pelajaran dan pengalaman.

     Upgrading Pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020 diakhiri dengan makan siang bersama dan tukar kado silang. Kegiatan penutupan upgrading dilaksanakan secara santai dan meriah. Harapan dari diadakannya upgrading ini adalah didapatkannya pengalaman dan pelajaran yang bermanfaat bagi masing-masing peserta.

Share:

TEMU PERDANA PENGURUS UKMF PENELITIAN KRISTAL 2020

Temu Perdana UKMF Penelitian Kristal 2020
   Pada Jumat (6/2) telah dilaksanakan Temu Perdana Pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020 yang bertempat di ruang Ramah Tamah Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Temu perdana ini dilakukan sebagai ajang pertemuan dan perkenalan antar para pengurus UMKF Penelitian Kristal, khususnya pengurus baru, dan juga untuk menginformasikan rencana program kerja yang akan dijalankan oleh masing-masing departemen di UKMF Kristal. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus UMKF Penelitian Kristal 2020, DPO (Dewan Pengawas Ormawa) Kristal 2020, dan Bapak Ponty Sya'banto Putra Hutama, S.E., M.Si. selaku dosen pembina UKMF Penelitian Kristal.

  Kegiatan temh perdana berlangsung secara lancar dan sangat kondusif. UKMF Penelitian Kristal memilik lima departemen, departemen-departemen tersebut yaitu Hubungan Informasi (HI), Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), Forum Mahasiswa Ilmiah (FORMASI), Pengembangan Penulisan Kreativitas Ilmiah (P2KI), dan Pengembangan Kreativitas Mahasiswa (PRESMA). UKMF Penelitian Kristal juga memiliki Pengurus Inti yang terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris 1, sekretaris 2, bendahara 1, dan bendahara 2. Dalam Temu Perdana UKMF Penelitian Kritsal 2020, masing-masing departemen memperkenalkan anggotanya dan memaparkan gambaran program kerja yang akan mereka lakukan kepada forum. Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan anggota DPO Kristal 2020 dan Technical Meeting Upgrading Pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020. Upgrading direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 Februari 2020 dan bertempat di Kebun Buah Mangunan Yogyakarta. DPO Kristal 2020 mengadakan game kepada rekan-rekan pengurus UMKF Penelitian Kristal 2020 agar nantinya dapat dibentuk kelompok-kelompok untuk acara upgrading selanjutnya. 
   Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus UKMF Penelitian Kristal 2020 dengan DPO Kristal 2020 dan selanjutnya diikuti dengan acara penutupan. Dengan adanya Temu Perdana UKMF Penelitian Kristal 2020, diharapkan sesama pengurus dapat saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik dan mampu memunculkan rasa kekeluargaan di dalam UKMF Penelitian Kristal itu sendiri.

Share:

Rabu, 05 Februari 2020

PELANTIKAN ORGANISASI MAHASISWA (ORMAWA) FE UNY 2020

 
   Senin (3/2) telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat Fakultas tahun 2020 yang bertempat di ruang Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Pelantikan ini diikuti oleh Pengurus Inti dan Pengurus Harian (PIPH) dari DPM, BEM, dan UKMF yang ada di FE UNY. Selain itu, pembimbing ormawa dan jajaran dekanat pun hadir dalam acara tersebut.

    Sebanyak 11 PIPH UKMF Penelitian KRISTAL ikut andil dalam acara tersebut, mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan para kepala departemen. Saudara Ogi Prayoga sebagai ketua UKMF Penelitian KRISTAL 2020 resmi diberi amanah oleh FE UNY. Pelantikan ormawa ini diawali dengan pembacaan SK oleh Wakil Dekan bidang kemahasiswaan dan alumni. Selanjutnya dilanjutkan dengan penandatanganan yang dilakukan oleh Dekan FE UNY, Wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni, ketua ormawa 2019 dan ketua ormawa 2020.

    Selain Ogi, seluruh PIPH juga mengucapkan janji saat pelantikan yang dipandu oleh Dekan FE UNY, yaitu Bapak Dr. Siswanto, M.Pd. Saat memberi sambutan Pak Dekan juga berpesan agar para pengurus bisa tetap produktif baik secara aktivis maupun mahasiswa. “Pengurus sedikit tapi produktif lebih baik daripada banyak jumlah pengurus tetapi minim kinerja. Kalian menjadi kepanjangan suara dari para mahasiswa. Mulai sekarang buka mata, buka telinga, suarakan aspirasi para mahasiswa.” ujarnya.

     Acara Selanjutnya adalah penyerahan sertifikat oleh jajaran Dekan untuk ormawa 2019 sebagai tanda terima kasih sudah mengabdi untuk ormawa FE UNY. Semoga UKMF Penelitian KRISTAL FE UNY dapat mengemban amanahnya dengan baik.

Share:

Sabtu, 01 Februari 2020

PENGUMUMAN PENGURUS UKMF PENELITIAN KRISTAL 2020

🚨INFO PENTING🚨


πŸƒπŸƒAmanah tidak akan salah memilih pundak dan semoga kita adalah orang yang senantiasa menguatkan pundak pundak tersebutπŸƒπŸƒ

Assalamualaikum Warahmatullaahi WabarakaatuhπŸ€—

     Alhamdulillah, Daftar Pengurus UKMF Penelitian KRISTAL 2020 sudah dapat dilihat di KLIK

Kami mengucapkan selamat untuk teman-teman yang diterima ☺

Eittss tunggu dulu, setelah ini akan ada Temu Perdana yang insya Allah akan dilaksanakan pada:
πŸ—“   Jumat, 7 Februari 2020
⏰ 14.30-akrab
πŸ“   Ruang Ramah Tamah
Save the date ya guyss!!πŸ€“

Bagi yang belum lolos jangan berkecil hati, semoga bisa berkontribusi di tempat lain, terus semangat dan jangan menyerah!! πŸ”₯

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuhπŸ€—

KRISTAL
Bersatu Kita Bisa!🧑
Share:

Minggu, 05 Januari 2020

BULETIN ONLINE 2019

Share:

Rabu, 23 Oktober 2019

#DIKMA5 Polemik Kenaikan Tarif BPJS Indonesia, Sebuah Solusi atau Tekanan?


#DIKMA5
Polemik Kenaikan Tarif BPJS Indonesia, Sebuah Solusi atau Tekanan?

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan per 1 Januari 2020 sebagai langkah untuk mengatasi defisit yang dialami perusahaan jaminan kesehatan ini. Kenaikan ini akan dikenakan untuk kelas I menjadi Rp 60 ribu dan kelas II menjadi Rp 110 ribu. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris menyebutkan memang perusahaan ini telah mengalami defisit yang jika tak ditambal dengan kenaikan iuran bisa mencapai angka Rp 80 triliun. Keputusan kenaikan iuran BPJS ini menuai banyak pro dan kontra.
Ada yang setuju terhadap Pemerintah mengenai kenaikan ini terutama hanya difokuskan pada kenaikan BPJS khusus pekerja saja. Karena dianggap mampu membayar dengan income yang tetap. Tentu hal ini pelan-pelan akan mengurangi defisit yang terjadi. Sedangkan ada yang beranggapan bahwa bisa dinaikkan, namun tidak sampai 100% karena dikhawatirkan terdapat oknum “nakal” yang bermain iuran BPJS ini.
Namun tidak sedikit juga yang berlawanan terhadap Pemerintah, sebagian besar menilai besaran kenaikan yang digodok Pemerintah terlalu tinggi sehingga membebani masyarakat. karena apabila dinaikkan, maka tidak akan menutup defisit BPJS, justru membuat rakyat semakin tidak membayar, dan efeknya berimbas pada biaya rumah sakit, obat, dokter, pun kian merosot tunggakannya. Dilihat dari aspek demografi, Pemerintah tidak memperhatikan pendapatan per daerah, karena tidak semua daerah mampu menyesuaikan kenaikan BPJS ini.
Sebagai mahasiswa, hal ini sangat baik untuk dikritisi mengingat pengaruhnya terhadap kesejahteraan negara. Kenaikan BPJS dalam mengatasi defisit ini memang memiliki banyak sisi positif dan negatif, namun terlepas dari itu, Pemerintah perlu memperbaiki permasalahan sebelum kenaikan ini dilakukan dengan memperbaiki sistem BPJS mulai dari sistem rujukan, antara puskesmas rumah sakit ke BPJS, dan sistem tagihan. Peningkatan kuantitas ini perlu diselaraskan dengan peningkatan kualitas yang diberikan mulai dari obat yang diberikan, pelayanan, fasilitas, dll. Hal ini perlu ditinjau kembali mengingat banyak terjadi “beda perlakuan”  antara peserta BPJS dan Non BPJS. Penguatan kembali regulasi yang mengatur BPJS dan dengan sanksi yang diberikan. Meniru Negara lain yang telah maju dalam bidang penyediaan layanan kesehatan pun turut menjadi referensi solusi Pemerintah dalam pemecahan masalah defisit ini.

Referensi:

Puti Aini Yasmin. 2019. Tiap Tahun Produksi Pangan RI Turun Terus. Artikel diunduh dari https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4520268/tiap-tahun-produksi-pangan-ri-turun-terus.
Ihasanudin. 2019. Ditantang IDI Paparkan Solusi Defisit BPJS, Ini Jawaban Jokowi. Artikel diunduh dari https://nasional.kompas.com/read/2018/10/25/16155111/ditantang-idi-paparkan-solusi-defisit-bpjs-ini-jawaban-jokowi.
Simorangkir, Eduardo. 2019. Sebagian Warga Setuju Iuran BPJS Kesehatan Naik, Asalkan. Artikel diunduh dari https://finance.detik.com/moneter/d-4686026/sebagian-warga-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik-asalkan
Wareza, Monica. 2019. Ingat! Mulai 2020 BPJS Kesehatan Kelas I & II Naik. Arikel diunduh dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20190907121510-4-97798/ingat-mulai-2020-bpjs-kesehatan-kelas-i-ii-naik
Kompas. 2019. Mulai 1 Januari 2020, Iuran BPJS Kesehatan Naik. Artikel diunduh dari https://www.kompas.tv/article/53793/mulai-1-januari-2020-iuran-bpjs-kesehatan-naik

 

 







Share:

Rabu, 18 September 2019

Pengumuman Magang UKMF Penelitian KRISTAL 2019



Hallo selamat malam sobat ekonom! Yang ditunggu-tunggu sudah ada nih🀭

Bagi sobat ekonom yang mendaftar magang di UKMF Penelitian KRISTAL, yuk bisa langsung cek pengumuman di sini
Selamat bagi yang lolosπŸ₯³ Dan bagi yang belum, jangan patah semangat ya semoga bisa berkembang dan berproses di tempat lain

PENTING
Kita juga bakal ada temu perdana juga lho, agendakan ya
πŸ—“ Senin, 23 September 2019
πŸ•Ÿ 15.30 WIB-akrab
πŸ“ Ruang Ramah Tamah FE UNY

Save the date and see you soon guys

KRISTAL
Bersatu Kita Bisa!
Share:

Kamis, 09 Mei 2019

DIKMA#3 PRODUKSI PANGAN MENURUN, PERLUKAH MENYALAHKAN KONVERSI LAHAN?



Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data pertumbuhan produksi pangan melambat. Hal ini pun mengakibatkan Indonesia berisiko ketergantungan impor.
Tercatat, selama empat tahun berturut-turut pertumbuhan PDB tanaman pangan mengalami perlambatan dari 4,32% di tahun 2015, 2,57% di tahun 2016, 2,31% di tahun 2017, hingga 1,48% di tahun 2018. Bila kondisi itu berlanjut hingga 5 tahun ke depan, maka bisa mengakibatkan RI jadi ketergantungan impor. Pada tahun 2018, bahkan impor beras mencapai 2,25 juta ton atau menjadi yang terbesar sejak tahun 2011.
Penyebab dari produksi pangan menurun ini karena salah satunya berupa konversi lahan pertanian menjadi non-pertanian/industri. Ada yang beranggapan dari sudut pandang bidang pertanian, bahwa konversi lahan ini tidak hanya diubah ke sektor industri, tapi banyak yang ke sektor pariwisata. Jika dilihat saat ini banyak lahan di pegunungan yang beralih menjadi objek wisata yang mana menyebabkan lahan pertanian pada bagian tanah menjadi kekurangan air. Hal ini tentu membuat produksi pangan menurun dan menjadi kurang subur. Namun, ada juga yang berspekulasi bahwa hal ini tidak disebabkan dari konversi lahan, justru dari rantai produksi beras yang siklus pendistribusian yang tidak merata ke setiap wilayah Indonesia dari petani dan tengkulak. Hal ini terkait tingginya harga di pasaran dari pada harga petani langsung itu sendiri.
Di sisi lain, ada yang beranggapan bahwa konversi lahan menjadi sektor non-pertanian ini justru membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya. Sekarang ini banyak bermunculan industri pabrik yang membutuhkan banyak SDM, sehingga dampak kesejahteraan ekonomi masyarakat kian meningkat. Pada akhirnya produksi pangan menurun ini menimbulkan 2 sisi negatif dan positif dengan segala dampaknya.
Sebagai mahasiswa, hal ini sangat baik untuk dikritisi mengingat pengaruhnya terhadap perekonomian negara. Dengan solusi berupa kontrol pada pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Sebagai masyarakat yang bijaksana sudah saatnya sadar akan pentingnya menjaga lahan pertanian untuk tidak diubah ke sektor lain demi keberlangsungan pangan Indonesia. Dalam hal ini pemerintah juga turut memberikan penguatan regulasi berupa peraturan penjualan lahan yang seharusnya dikembangkan menjadi sektor pertanian. Ke depan, Indonesia tidak hanya mendapat julukan “Negara Agraris”, namun juga bertanggung jawab atas kekayaan tersebut supaya dapat dikelola dengan optimal guna kesejateraan rakyat Indonesia.

Referensi:
Puti, Yasmin. 2019. Tiap Tahun Produksi Pangan RI Turun Terus. Artikel diunduh dari https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4520268/tiap-tahun-produksi-pangan-ri-turun-terus.
Yanita, Patriella. 2016. Ini Penyebab Mengapa Saat Ini Indonesia Sulit Swasembada Pangan. Artikel ini diunduh dari https://kalimantan.bisnis.com/read/20160923/408/586674/ini-penyebab-mengapa-saat-ini-indonesia-sulit-swasembada-pangan

Sri, Lestari. 2017. Sawah beralih jadi perumahan atau industri mengancam ketahanan pangan. Artikel ini diunduh dari https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41078646

 

Dani, Prabowo. 2018. Setiap Tahun, 200.000 Hektar Lahan Sawah Menyusut. Artikel ini diunduh dari https://properti.kompas.com/read/2018/04/11/160000321/setiap-tahun-200000-hektar-lahan-sawah-menyusut


Share:

Sabtu, 13 April 2019

DIKMA#2
FEBRUARI TERJADI DEFLASI, PERTANDA BAIK/BURUK?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2019 terjadi deflasi sebesar 0,08% (month of month). Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 1,11 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks adalah: kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,31%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,25%; kelompok sandang sebesar 0,27%; kelompok kesehatan sebesar 0,36%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,11%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,05%. (BPS, 2019)
Deflasi mungkin bagi sebagian orang menganggap sebuah pencapain yang baik setelah seringnya terjadi inflasi. Ada yang mengaggap bahwa ini merupakan kondisi yang membanggakan karena tidak terjadi krisis. Namun, tidak selamanya deflasi itu menguntungkan. Ada yang beranggapan bahawa kondisi deflasi saat ini tidak terlalu berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi di Indonesia, karena pada umumnya 0,08% merupakan presentase yang sangat kecil untuk saat ini, dan jauh lebih kecil dari kondisi inflasi pada komoditas lain. Ada juga yang mengaggap deflasi lebih karena komoditas lemah, dan impornya lebih banyak dari pada ekspor. Rakyat lebih memilih ekspor karena lebih murah dan kualitas yang terjamin. Pada akhirnya jika ditelusuri lebih dalam, deflasi memang memiliki 2 sisi yang positif dan negatif dengan segala dampaknya.
Sebagai mahasiswa yang cerdas, hal ini sangat baik untuk dikritisi mengingat pengaruhnya terhadap perekonomian negara. Dengan solusi berupa kontrol pada pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Dari pemerintah bisa dengan penerapan kebijakan fiskal, serta campur tangan dari bank sentral untuk menurunkan tingkat suku bunga. Tujuannya adalah untuk menambah uang yang beredar di masyarkat. Dengan cara ini maka masyarakat akan mengurungkan niatnya untuk menabung di Bank. Lalu juga bisa dengan menaikkan tarif pajak impor, dengan begitu deflasi akan menurun. Pentingnya selera pasar, menjadikan masyarakat perlu membuat inovasi supaya masyarakat berminat untuk membeli sehingga diharapkan mampu menyeimbangkan permintaan dan penawaran dalam transaksi perekonomian di Indonesia.

Referensi:
Sakina, Rakhma Diah Setiawan. 2019. Februari 2019 Deflasi 0,08 Persen. Diakses 10 Maret 2019,
pada http://ekonomi.kompas.com
Anggraeni, Rina. 2019. BPS Catat Bulan Februari Alami Deflasi 0,08%. Diakses 10 Maret 2019,
Pada http://ekbis.sindonews.com
Anggraeni, Rina. 2019. Penurunan Harga Bahan Makanan Menjadi Penyebab Deflasi. Diakses
pada 11 Maret 2019, pada http:ekbis.sindonews.com
Ardharsyah, Taufik. 2019. Deflasi Februari 2019 Karena Pertamina Turunkan Harga BBM?.
Diakses pada 11 Maret 2019, pada http:cnbc.indonesia.com
Share:

Kamis, 04 April 2019

RnDC Debat Nasional

✨πŸ’«✨πŸ’«✨πŸ’«✨πŸ’«✨

*Halo Generasi Millenial* πŸ‘‹πŸ€“
Teruntuk kalian yang memiliki ide, gagasan, kritik, argumen serta solusi untuk Indonesia..

Pas banget nih..😍 *Ayoo tuangkan argumen kalian semua bersama kami* πŸ€—

UKMF Penelitian KRISTAL Fakultas Ekonomi UNY *_proudly present_*🎊

*Kompetisi Debat Nasional* sebagai rangkaian acara RnDC (Research and Debate Competition) 2019πŸŽ‰

*πŸ”°Dengan temaπŸ”°*

*_“Inovasi dan Kreativitas Generasi Millenial Melalui Optimalisasi IPTEK Menuju Indonesia Raksasa Ekonomi 2050”_*

*πŸ”°Sub temaπŸ”°*
πŸ’° Ekonomi
πŸŽ“ Pendidikan
⚙ Teknologi
πŸ‘‘ Sosial Budaya
πŸ– Pariwisata
🌿 Pertanian
πŸ„ Peternakan
πŸ’Š Kesehatan
πŸ’‘Energi Terbarukan
πŸ’΅ Perpajakan

πŸ—“ *Timeline* πŸ—“
πŸ“’Pendaftaran dan Pengumpulan Esai
-Gelombang I : 1–30 April 2019
-Gelombang II: 1 Mei -15 Juni 2019
-Gelombang III: 16 Juni -30 Juli 2019
πŸ“£Pengumuman 8 finalis debat: 1 September 2019
πŸ”† Technical Meeting: 11 Oktober 2019
πŸ—£ *Debate Competition:*
πŸ“ŒBabak penyisihan: 12 Oktober 2019
πŸ“ŒBabak final, Seminar Nasional, dan pengumuman pemenang: 13 Oktober 2019

🏒 Tempat Pelaksanaan: Fakultas Ekonomi UNY

*Hadiah dan Penghargaan*
πŸ₯‡Juara 1: Rp3.500.000,00 + Trophy + Sertifikat
πŸ₯ˆJuara 2: Rp2.500.000,00 + Trophy + Sertifikat
πŸ₯‰ Juara 3: Rp1.500.000,00 + Trophy + Sertifikat
πŸ“ Best essay: Uang pembinaan + Plakat + Sertifikat
πŸŽ™ Best speaker: Uang Pembinaan + Plakat + Sertifikat

πŸ“•Panduan Lomba: Download di ukmfkristal.org

*More information?*
πŸ“± 081234027996 (Dian)
πŸ“± 085870629581 (Meta)

πŸ”Ž *Visit our media social:*
🌐 ukmfkristal.org
πŸ“© feuny.rndc2019@gmail.com
πŸ“· @rndc.kristal
Share:

Jam

Anda Pengunjung Ke-