DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL 2018

Peningkatan Peran Pemuda dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan

Call for Essay PPKTI 2018

Ideku untuk Negeri Tercinta

Buka Bersama dan Silatponi

Rajut Ukhuwah Aktivis Kampus dalam Balutan Bulan Ramadhan Bersama DPO dan Alumni KRISTAL

INNOVATION CONTEST 2018

KRISTAL Sukses Mewadahi Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Indonesia

Kamis, 28 Desember 2017

Cerita yang Belum Usai

Share:

Rabu, 27 Desember 2017

Kunjungan Ilmiah - UKM Penulis dan ASC Universitas Negeri Malang

Malang – Jumat-Minggu (3-5/11) UKMF Penelitian KRISTAL Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan acara rutin tahunan yaitu Kunjungan Ilmiah ke UKM di Universitas lain. Kunjungan Ilmiah tahun ini, UKMF Penelitian KRISTAL mengunjungi UKM di Universitas Negeri Malang yaitu UKM Penulisan dan ASC (Al-Quran Study Club). 


Acara Kunjungan Ilmiah dimulai dengan sabutan dari perwakilan tiap-tiap UKM dan UKMF. selanjutnya dilakukan pemaparan mengenai organisasi masing-masing dan selanjutnya merupakan sesi tanya jawab. Acara Kunjungan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan foto bersama. Semoga silaturrahmi akan selalu terjalin dan komunikasi dapat berjalan dengan lancar untuk selanjutnya. banyak ilmu yang kami dapat selama berkunjung ke UKM Penulisan dan ASC. tak dilupa kita pun menambah relasi baik untuk organisasi maupun untuk per individu.


Setelah acara di Universitas Negeri Malang selesai kami melanjutkan perjalanan ke tempat wisata, yaitu Kebun Apel  dan Selekta. kami berada di tempat wisata selama 2 jam dan ditutup dnegn foto bersama. Acara kunjungan Ilmiah pun telah berakhir, sebelum perjalanan pulang kami mampir ke toko oleh-oleh. perjalanan pulang ke Yogyakarta dan pukul 3 pagi kami sampai di Universitas Negeri Yogyakarta.
Share:

Selasa, 31 Oktober 2017

Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah #2




Ketika mendengar kata karya tulis ilmiah mungkin bagi mahasiswa baru masih terlalu asing, bahkan masih banyak mahasiswa yang belum mengerti maupun paham apa itu karya tulis ilmiah. Terlebih mengenai salah satu jenis karya tulis ilmiah, yakni esai. Sehingga, perlu adanya suatu pelatihan yang memfasilitasi mahasiswa untuk mengenal dan memahami lebih lanjut apa itu esai.
Maka dari itu, pada hari Jum’at (27/10) UKMF Penelitian KRISTAL mengadakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (PPKTI) #2 yang mengusung tema “Membentuk Mahasiswa Fakultas Ekonomi, sebagai Intelek yang Berwawasan dan Terampil Melalui Kepenulisan”. PPKTI #2 ini merupakan tindak lanjut dari PPKTI #1 yang diadakan pada bulan Maret silam. Pada PPKTI #2 ini, UKMF Penelitian KRISTAL FE UNY menghadirkan 2 pembicara yaitu 1) Erna Fitriana (Mawapres S1 FE UNY, Wakil Ketua UKMF Penelitian KRISTAL) yang membahas lebih lanjut mengenai konsep esai lomba dan 2) Sariyatul Ilyana, S.Pd. (LPDP Awardee Universitas Gadjah Mada & General Manager of Generasi Cerdas Keuangan) yang membahas lebih lanjut mengenai esai beasiswa.


Peserta pada PPKTI #2 ini merupakan Mahasiswa FE UNY dan umum. Peserta diajak untuk mengenal konsep mengenai esai secara umum, mengetahui cara maupun tahapan dalam membuat esai oleh Erna Fitriana. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peran esai beasiswa dalam melakukan apply beasiswa, cara-cara yang baik serta tips dalam membuat esai beasiswa oleh Sariyatul Ilyana, S.Pd. Dengan diadakannya PPKTI #2 ini, diharapkan peserta khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi dapat memiliki gambaran mengenai konsep esai yang biasanya digunakan untuk perlombaan, beasiswa, dan lainnya.



Selain pelatihan ini, UKMF Penelitian KRISTAL FE UNY juga memfasilitasi teman-teman mahasiswa FE UNY untuk mulai mencoba menghasilkan karya tulis berupa esai, melalui Lomba Menulis Esai dengan tema “Apa Kontribusimu untuk Indonesia?” yang dimulai sejak tanggal 23 Oktober hingga 5 November 2017. Dengan ini, diharapkan mahasiswa FE UNY semakin termotivasi untuk menghasilkan karya tulis ilmiah baik berupa esai ataupun karya tulis yang lainnya.
Share:

Senin, 16 Oktober 2017

FORKIS (Forum Kajian Ilmiah Mahasiswa) 5

Hay sobat Formasi !!!
Jumpa lagi nih sama forkis !!
Melihat kondisi bangsa Indonesia yang masih belum tertata, terarah, dan terencana dengan baik, bener kalian sebagai mahasiswa aktif nggak mau berkontribusi..??
Apalagi program SDGs yang diluncurkan pemerintah dengan 17 target yang luar biasa....
Baca sampai habis..!!!
.
.
Dapat dipastikan, untuk ke depannya mahasiswa dituntut untuk semakin berpikir kreatif karena era globalisasi sudah akan semakin berat untuk dihadapi. Bukan rahasia memang Indonesia adalah negara yang paling konsumtif. Masyarakat Indonesia dinilai lebih menyukai sebagai konsumen dibandingkan menciptakan inovasi. Namun hal itu tak selamanya benar. Pasalnya, ternyata masih banyak generasi muda Indonesia yang mampu melahirkan berbagai inovasi. Mulai dari memanfaatkan limbah tak terpakai menjadi barang yang bernilai ekonomis hingga mengembangkan teknologi digital. Banyak peluang untuk memajukan negara Indonesia, karena Indonesia terkenal dengan kelimpahan sumber daya alam yang dimiliki, sangat dianjurkan untuk selalu dimanfaatkan dengan baik, sayang sekali jika banyaknya potensi yang dimiliki dibiarakan begitu saja tanpa dicampuri beberapa ide kreatif dan inovatif untuk mengembangkannya. Dengan adanya SDGs diharapkan Indonesia mampu mencapai 17 target yang terukur dengan tenggat waktu yang ditentukan.
Dalam aspek sosial budaya, Indonesia dikenal memiliki keberagaman. Aspek sosial dan budaya terbentuk dari faktor interaksi manusia dengan lingkungan eksternalnya.  Akibat beraneka ragamnya, kondisi sosial budaya di Indonesia berpengaruh dalam berbagai hal, seperti: timbulnya kesenjangan di masyarakat karena kondisi pembangunan yang masih belum merata saat ini. Keberagaman yang dimiliki Indonesia juga menimbulkan masalah terkait lingkungan. Permasalahan lingkungan Indonesia terjadi di berbagai sektor beserta segala kompleksitas, penyebab, dan akibat masing-masing. Beberapa permasalahan yang ditemukan di Indonesia seperti permasalahan air yang seringkali diakibatkan oleh penduduknya sendiri, seperti permasalahan sungai, limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian maupun racun. Kondisi lingkungan yang demikian otomatis akan mengganggu masalah kesehatan masyarakat. Tanpa pemahaman terhadap penyakit dan masalah kesehatan masyarakat oleh petugas kesehatan maka tidak akan memiliki dasar pemahaman konsep penyakit dan masalah kesehatan. Berbagai penyebab masalah kesehatan di Indonesia yang masih dijumpai yaitu: masalah kesehatan lingkungan, belum sehatnya lingkungan pemukiman, penyediaan air bersih masih minim, serta pengelolaan limbah dan sampah kurang baik.
Sahabat...Rentetan masalah yang dihadapi Indonesia tak hanya berhenti sampai di situ. Kita lihat kondisi ketahanan pangan di Indonesia pada saat ini semakin memburuk, dikarenakan beralih fungsinya lahan pertanian di Indonesia. Indonesia berada di level serius dalam indeks kelaparan global. Hal ini diprediksi akan terus memburuk dengan terus bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Di masa depan diprediksi akan terjadi kelangkaan pangan yang diakibatkan oleh beberapa hal seperti kerusakan lingkungan, konversi lahan, tingginya harga bahan bakar fosil, pemanasan iklim dan lain-lain. Beralih ke permasalahan pendidikan, kondisi pendidikan Indonesia masih saja memprihatinkan atau kurang perhatian dari pihak pemerintah. Terutama mengenai fasilitas pendidikan di daerah-daerah yang kurang terlihat, baik sarana atau prasarana pendidikan. Masih saja kita lihat dan dengar, bahwa masih adanya bangunan sekolah yang merupakan tempat paling utama menuntut ilmu itu tidak layak untuk digunakan. Berbicara soal pendidikan di Indonesia, tidak akan lepas dari pemikiran tentang krisis pendidikan yang disebabkan krisis ekonomi global yang terjadi. Biaya pendidikan yang melambung tinggi membuat anak-anak dengan keadaan ekonomi rendah memiliki nasib buruk sehingga mereka harus putus sekolah dan membantu pekerjaan orangtua. Aspek ekonomi dan bisnis Indonesia dari berbagai pihak menyepakati bahwa penurunan performa bisnis di segala lini dan dibanyak tempat adalah akibat dari kebijakan pemerintahan baru di Indonesia. Kebijakan ekonomi yang dimaksud adalah menghapus banyaknya subsidi dengan relatif cepat. Selian itu juga ada kebijakan penaikan tarif pajak atau mengenakan banyak pajak baru bagi para pengusaha maupun masyarakat umum. Aspek yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah yaitu aspek teknologi, karena aspek ini mampu menjadi kekuatan bagi negara untuk dapat mencapai negara maju. Semakin tinggi dan maju peradaban suatu negara maka teknologinyapun akan semakin maju pula. Tetapi bagaimana dengan nasib Indonesia? Kondisi di Indonesia tidak jauh dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya. Teknologi dan informasi di Indonesia bisa dibilang cukup maju, tetapi belum merata. Hanya kota-kota besar saja yang memiliki akses teknologi terbaru ini. Indonesia memiliki satu problem yang fatal, yaitu besarnya bentang alam. Lebih banyak laut daripada daratan membuat pemerataan teknologi terbarukan menjadi sangat lambat. Contohnya saja, di negara-negara maju dengan bentang alam yang tidak terlalu rumit sebut saja korea Selatan, mereka sudah siap-siap untuk membuat jaringan 5G jaringan yang jauh di atas 4G. Sedangkan di Indonesia untuk jaringan 3G saja masih belum merata.




Share:

KRISTAL FE UNY SUKSES MENGADU DAYA PIKIR KRITIS MAHASISWA FE UNY TERHADAP PROBLEMATIKA KEBIJAKAN PEMERINTAH

Acara Public Policy Analyze (PPA) 2017 dengan tema “Mengawal Kebijakan Pemerintah Guna Mewujudkan Sistem Pemerintahan yang Transparan” sukses diselenggarakan oleh KRISTAL FE UNY pada 23 September 2017 lalu. Peserta dari acara ini adalah tujuh tim terbaik dari setiap organisasi kemahasiswaan yang ada di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Ketujuh tim tersebut adalah BEM, HIMA Akuntansi, HIMA Pendidikan Akuntansi, HIMA Pendidikan Administrasi Perkantoran, HIMA Manajemen, HIMA D3 serta UKMF Al-Fatih. Mengapa sasaran peserta pada acara PPA 2017 adalah mahasiswa FE UNY yang berkecimpung dalam organisasi kemahasiswa? Hal ini dikarenakan menakar pentingnya organisasi kemahasiswaan itu sendiri. Dimana organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi adalah wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiawanan serta integritas kepribadian untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik serta profesionalisme yang tinggi sesuai bidang profesinnya. Sehingga diharapkan mahasiswa sebagai barisan terdepan dapat mengawal dan mengawasi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat serta mampu memberikan solusi berupa gagasan untuk kebijakan yang lebih baik (open goverment).
 


Pada Sabtu (23/09) lalu, 7 tim berhasil dihadirkan dalam Technical Meeting di Auditorium FE UNY untuk berdiskusi dan menghasilkan kesepakatan berupa ketentuan-ketentuan terkait case building terhadap mosi yang nanti akan dipresentasikan. Kegiatan selanjutnya adalah 7 tim tersebut beradu daya pikir kritis terkait mosi yang mereka dapatkan melalui sistem undian di hadapan tiga juri, yakni Eryan Dwi Susanti (Mapres FE UNY 2016), Eko Siam Muwadi (Ketua Departemen Kajian Riset dan Politik BEM FE UNY 2016), dan Zakiyudin (Ketua BEM FE UNY 2015). Tim yang berhasil keluar menjadi juara adalah HIMA Akuntansi (Juara 1), BEM (JUara 2), dan UKMF Al-Fatih (Juara 3). Melalui rangkaian acara PPA 2017 yang berhasil dilaksanakan, harapannya mahasiswa FE UNY baik yang juara maupun yang belum mendapat juara dapat berkontribusi pada negara melalui gagasan-gagasan yang kritis untuk mengawal kebijakan pemerintah Negara Republik Indonesia untuk menjadi lebih baik. Sukses kepada juara-juara PPA 2017 dan nantikan PPA 2018 mendatang!

Share:

Rabu, 04 Oktober 2017

SAPA ORMAWA dengan MITI Klaster Mahasiswa Regional Yogyakarta


UKMF Penelitian KRISTAL Fakultas Ekonomi Universitas negeri Yogyakarta kembali menyelenggarakan silaturahmi dengan ormawa lain atau dengan organisasi luar UNY yang sering disebutg dengan Sapa Ormawa. Sapa Ormawa untuk yang kedua ini disenggarakan dengan mengundang MITI (Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia) Klaster Mahasiswa, dimana sebelumnya yaitu dengan Gama Cendekia UGM. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 28 September 2017 bertempat di Ruang Auditorium Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta. Acara tersebut berlangsung pukul 14.00-17.00 WIB. 


Sapa Ormawa dihadiri oleh pengurus UKMF Penelitian KRISTAL, mahasiswa magang KRISTAL, dan juga beberapa pihak MITI. Acara ini dibuka oleh Ketua KRISTAL 2017, Fajar Indra Prasetyo dengan doa dan sambutan. Selanjutnya, pihak MITI yang diwakilkan oleh Saudara Areski juga memberikan sambutan sekaligus presentasi materinya tentang MITI (pengenalan lebih jauh tentang MITI klaster mahasiswa). Setelah presentasi disampaikan dari pihak MITI, selanjutnya dari KRISTAL yaitu Fajar Indra Prasetyo juga menyampaikan presentasi mengenai UKMF Penenlitian KRISTAL. Mulai dari pengenalan departemen dan proker departemen masing-masing. 

Setelah acara presentasi selesai, dilanjukan acara Tanya jawab baik dari pihak UKMF Penelitian KRISTAL maupun dari MITI Klaster Mahasiswa. Pertanyaan yang diajukan ada 4 pertanyaan baik dari KRISTAL maupun dari pihak MITI. Semua pertanyaan terjawab dengan jelas. Selanjutnya acara pemberian kenang-kenangan. Kenang-kenangan diberikan oleh Fajar Indra Prasetyo selaku KETUA KRISTAL 2017 kepada Saudara Areski selaku perwakilan dari MITI Klaster mahasiswa. Acara selanjutnya yaitu penutup dilanjutkan dengan foto bersama. 

 
Share:

Kamis, 21 September 2017

PENGUMUMAN FINALIS LOMBA DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL (DIEN) 2017

[ANNOUNCEMENT]

 

Berdasarkan hasil penilaian dan keputusan dewan juri, kami seluruh panitia mengucapkan selamat kepada 8 tim finalis yang berhasil lolos ke babak final Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN)  2017. 🎉🎉🎉

Terimakasih kepada seluruh tim yang telah mengirimkan karyanya.
Kepada tim yang belum berkesempatan untuk memasuki babak final, jangan menyerah dan nantikan DIEN 2018, karena sebuah karya tidak ada yang sia-sia dan pasti akan bermanfaat 😊😊

Untuk list tim lolos dan panduan final debat dapat didownload pada link berikut >>> KLIK DISINI

Berikan Argumen Terbaikmu!

Sampai bertemu di Fakultas Ekonomi UNY 🙌🙌🙌

"Energy for Better Life"
#DIEN2017
Share:

Kamis, 14 September 2017

PENUTUPAN DIEN

[CLOSED]


Pendaftaran Esai Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2017

 🚫-RESMI DITUTUP-🚫

 

Kami seluruh panitia DIEN 2017 mengucapkan banyak terimakasih dan mengapresiasi kepada semua yang sudah mengirimkan esai.
Yang belum berkesempatan mengirim esai kami tunggu di DIEN 2018 😊

Untuk pengumuman finalis debat dapat terus memantau akun media sosial kami 😁

#DIEN2017 
#ENERGYFORBETTERLIFE 
#UKMFKRISTAL
Share:

Kamis, 31 Agustus 2017

PERPANJANGAN PENGUMPULAN ESAI DIEN 2017

⚠❗ *ATTENTION* ❗⚠


Ada kabar gembira untuk Dieners 😊

🌻Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2017 🌻 bersama UKMF Penelitan KRISTAL Fakultas Ekonomi, UNY, menyatakan :

🎉*Pengumpulan Esai DIEN 2017 DIPERPANJANG*🎉

📌PERPANJANGAN berlaku tanggal 01 -14 September 2017.

Mengusung tema : "Optimalisasi Sumber Daya Energi dalam Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Nasional"

Yuk masih ada kesempatan kedua untuk kalian. Jangan sampai terlewatkan lagi dan jangan lupa untuk mencatat deadline perpanjangan😊
Kami tunggu karya terbaik kalian 😉

📑Panduan dapat di download disini

🎁Hadiah:
Juara 1 Rp 3.000.000+Trophy+Sertifikat
Juara 2 Rp 2.000.000+Trophy+Sertifikat
Juara 3 Rp 1.250.000+Trophy+Sertifikat
🚩E-sertifikat bagi tim pengirim esai

Informasi lebih lanjut :
☎085870629581 (Meta)
☎ 087838104713 (Anin)

📲 Visit Our Social Media
Instagram: @feuny.dien
Twitter : feuny_dien
Website: www.ukmfkristal.org


"Energy for a Better Life"
#DIEN2017
Share:

Selasa, 22 Agustus 2017

LAYANAN INFORMASI DAN KONSELING MAHASISWA (LIKOM), UMKF Penelitian KRISTAL

LAYANAN INFORMASI DAN KONSELING MAHASISWA  (LIKOM), UMKF Penelitian KRISTAL

Senin(14/8) sampai selasa (15/8) telah dilaksanakan kegiatan Layanan Informasi dan Konseling Mahasiswa (LIKOM) di Gazebo Fakultas Ekonomi UNY. Lama waktu pelaksanaanya, yaitu dari pukul 08.00 – 15.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM). Kegiatan LIKOM ini mengambil tema “Meningkatkan Minat Kepenulisan pada Mahasiswa Baru melalui LIKOM sebagai Alternatif Mewujudkan Generasi Emas”.
LIKOM bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi bagi mahasiswa baru FE UNY sekaligus sebagai sarana sosialisasi UKMF Penelitian KRISTAL. Kegiatan LIKOM dilaksanakan dua kali, yaitu hari senin kepada mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri dan hari selasa kepada mahasiswa baru jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Penyampaian LIKOM dibagi menjadi tiga shift, yaitu shift pertama dimulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, shift kedua pukul 10.00 – 13.00 WIB, dan shift ketiga pukul 13.00 – 15.00 WIB. Penyampaian LIKOM shift pertama dimulai oleh Sidiq Tri Sariyanto, kemudian dilanjutkan oleh anggota dari departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) dan dibantu oleh departemen lain. Hal hal yang di sampaikan dalam kegiatan LIKOM meliputi : penjelasan UKMF Penelitian KRISTAL, departemen di KRISTAL, prestasi prestasi di KRISTAL, dan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Harapannya dengan adanya kegiatan LIKOM ini mahasiswa baru dapat mengenal UKMF Penelitian KRISTAL sehingga nantinya dapat berkontribusi dalam ranah penelitian dan mengembangkan diri dalam bidang kepenulisan.
Share:

Rabu, 09 Agustus 2017

KCM – SILATPO, TEMU ALUMNI, BUKBER


Yogyakarta – UKMF Penelitian KRISTAL Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan Kristal Charging Motivation (KCM) dengan tema “Meningkatkan Iman dan Taqwa melalui Silaturahmi”. Rangkaian acara KCm, yaitu Silaturahmi with DPO, Temu Alumni KRISTAL, dan Buka Bersama KRISTAL. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Juni 2017 bertempat di Pendopo Mrican. Lama waktu pelaksanaannya, yaitu dari pukul 15.30 – 19.00 WIB.

Kegiatan ini mengundang alumni Kristal dari angkatan 2012 – 2016 termasuk yang masih menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) KRISTAL. Acara dibuka oleh Ketua KRISTAL 2017, fajar Indra Prasetyo, dengan doa dan sambutan. Selanjutnya, perkenalan dengan para alumni untuk memperkuat tali silaturahim keluarga KRISTAL yang masih menjabat dengan para alumni. Acara berikutnya, yaitu pengajian oleh Ustadz Heri Maulana dan dilanjutkan dengan Buka Bersama dan sholat berjamaah. Acara ditutup dengan foto bersama pengurus dan alumni.

KCM yang memiliki 3 (tiga) rangkaian acara ini baru diadakan pertama kali. Sebelumnya KCM tidak berupa rangkaian acara namun acara yang berdiri sendiri. Sedangkan untuk Temu Alumni sendiri merupakan kegiatan yang benar-benar baru di KRISTAL. Untuk itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menguatkan tali silaturahim baik antar pengurus maupun antara pengurus dengan DPO dan Alumni KRISTAL.
Share:

Selasa, 04 Juli 2017

DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL (DIEN) 2017

HIDUP MAHASISWA INDONESIA !!!🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Negeri ini haus akan perubahan! Negeri ini butuh gagasan yang luar biasa! Negeri ini butuh kita para pemuda!


⚠📣Yang ditunggu-tunggu hadir kembali!!📣⚠
🎉UKMF PENELITIAN Komunitas Riset dan Penalaran (KRISTAL) FE UNY *Dengan penuh rasa syukur, mempersembahkan*:

Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2017🎉

Mengusung tema: "Optimalisasi Sumber Daya Energi dalam Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Nasional"

🔍Bersiaplah wahai para calon pemimpin bangsa! Buatlah Indonesia bangga atas apa yang telah kamu berikan!

Pilih Sub Tema Terbaikmu!:
📌 1. Ekonomi
Peranan Ekonomi Kreatif dalam Pengembangan Sumber Daya Energi Terbarukan
📌2. Teknologi
Inovasi teknologi ramah lingkungan dalam optimalisasi sumber daya energi terbarukan
📌3. Maritim
Penerapan ekonomi kemaritiman dalam pemanfaatan sumber daya kelautan yang belum termanfaatkan
📌4. Lingkungan
Kebijakan reforma agraria dalam optimalisasi sumber daya energi

🗓 Jadwal penting
📍Pengumpulan Esai Gelombang 1: 7 Juli - 21 Juli 2017
📍Pengumpulan Esai Gelombang 2 : 22 Juli - 31 Agustus 2017
📍Pengumuman Finalis Debat : 21 September 2017
📍Technical Meeting DIEN 2017 : 20 Oktober 2017
📍Pelaksanaan DIEN 2017 dan Malam Apresiasi: 21 Oktober 2017
📌Pelaksanaan di Auditorium Fakultas Ekonomi,  Universitas Negeri Yogyakarta.

🎁 Hadiah 🎁
💰Juara 1 Rp 3.000.000+🏆Trophy+🎫Sertifikat
💰Juara 2 Rp 2.000.000+🏆Trophy+🎫Sertifikat
💰 Juara 3 Rp 1.250.000+🏆Trophy+🎫Sertifikat
Bagi yang mengirimkan Esai akan mendapatkan E-Sertifikat

💵 Biaya pendaftaran:
🔺Gelombang I : 30.000/karya
🔺 Gelombang II : 40.000/karya
🔺 Biaya pendaftaran dikirim ke no.rekening BRI 6761-01-006628-53-5 a.n Muntamah

📝Panduan, Formulir Pendaftaran, Lembar Orisinalitas DIEN 2017
    dapat didownload pada link berikut: >>>>>>> KLIK DISINI

More information:
☎085870629581 (Meta)
☎ 087838104713 (Anin)

📲 Visit Our Social Media
Instagram: @feuny.dien
Twitter : feuny_dien
Website: www.ukmfkristal.org

Share:

Sabtu, 10 Juni 2017

DISKUSI ILMIAH MAHASISWA (DIKMA) - MEMAKNAI HARI LAHIRNYA PANCASILA

DISKUSI ILMIAH MAHASISWA
MEMAKNAI HARI LAHIRNYA PANCASILA
 
            1 Juni merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Tepat pada 1 Juni di masa lampau lahirlah sebuah cetusan yang pada akhirnya menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Tepat pada hari itu lahirlah dsara Negara mengandung maksud sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dari Sabang sampai merauke. Dengan dasar Negara ini diharapkan mampu menjadi pengikat beberapa pulau yang ada di Indonesia menjadi satu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana tidak ada suatu batas antara bmi ndonesi di barat, tengah dan timur semua menjadi satu dengan satu dasar yakni Pancasila. Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945. Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila
            Negeri yang dibangun berdasarkan pondasi lima sila, telah berjalan dengan harmonis selama bertahun-tahun. Toleransi yang tinggi, hingga mampu membuat kekuatan besar bagi Indonesia memalui persatuannya. Memilik semangat juang yang sama, rasa saling mengerti, perasaan senasib sepenanggungan telah membuat bangsa ini mampu bertahan menghadapi berbagai terpaan yang menghantam negeri ini. Pondasi tersebut mampu membangunkan Indonesia ketika dalam keterpurukan, mampu membangkitkan Indonesia ketika dalam kelelahan,serta mampu menjadi tuntunan bagi bangsa ini dalam mengarungi kehidupan berbangsa dan bernegara.
            Indonesia sebagai Negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 didunia memiliki dua potensi besar yang mampu membangun maupun menggoyahkan bangsa Indonesia. Jumlah penduduk yang besar merupakan aset bagi pembangunan bangsa, hal tersebut dipertegas bahwa Indonesi memiliki kesempatan mendapatkan bonus demografi apabila mampu memanfaatkan. Sedangkan konflik juga memiliki potensi terjadi di Indonesi. Hal tersbut diperkuat lagi, dengan banyaknya jumlah suku di Indonesia. Pada tahun 2017 presiden Joko Widodo memberikan sebuah slogan yang diharapkan mampu menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kata kata “Saya Indonesia, saya pancasila”. Hal tersebut juga menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah dalam penguatan pancasila yang mengacu pada Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2017. Bersama seluruh komponen bangsa Indonesia diharapkan mampu menerapkan pancasila dalam sendi-sendi kehidupan sehari-hari. Dilansir dari nasional.kompas.com presiden Joko Widodo memberikan pernyataan Pancasila itu jiwa dan raga kita. Ada di aliran darah dan detak jantung kita, perekat keutuhan bangsa dan negara. Bahkan teriakan "Saya Indonesia, Saya Pancasila" menggema di dalam Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat hingga Alun-alun Utara. Hal tersebut merupakan salah satu bukti komitmen bangsa Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
            Mahaiswa sebagai kaum intelektual dan agen perubahan “agent of change” juga merupakan salah satu harapan bangsa untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang berkeadilan yang menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-sehari. Lantas apa yang bisa mahasiswa lakukan? Mahasiwa memiliki julukan agent of change. Julukan tersebut disematkan kepada mahasiswa karena mahasiswa memiliki andil besar dalam kemajuan pembangunan bangsa Indonesia. Mahasiswa mempunyai peran dalam melestarikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Meningat catatan sejarah bahwa pemuda senantiasa menjadi pilar dan motor penggerak untuk mencapai tujuan bangsa, menuntut peran aktuf pemuda sebagai kekuatan moral serta control social dan agen perubahan segala aspek pembangunan nasional. Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa ini di masa mendatang harus bisa mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional dengan memiliki 3 modal dasar yang membuat ia mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial) yaitu kekuatan moralnya dalam berjuang karena pada intinya apa yang Ia buat adalah semata–mata berlandaskan pada gerakan moral yang menjadi idealismenya dalam berjuang. Karena pemuda merupakan suatu potensi bagi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa. Peran pemuda sangatlah penting dalam mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Dan yang paling utama di saat era globalisasi seperti sekarang peran mahasiswa sangat berpengaruh terhadap bangsa. Baik dalam lingkup ilmu pengetahuan, etika, para mahasiswalah yang akan merubah status suatu bangsa, karena mahasiswa merupakan sosok insan akademis yang sedang menjalankan aktifitas pendidikan yang terbilang tingkatannya yang paling tinggi, jika moral mahasiswa buruk maka nama bangsa juga akan ikut tercemar, jika cara berfikir mahasiswa kearah yang positif maka Indonesia akan lebih mudah untuk menemukan penemuan-penemuan baru yang akan mencuitkan nama Indonesia dibelahan dunia maka mahasiswa harus bisa membawa negara ini kedalam perubahan yang lebih baik. Pemuda pantang menyerah, Majulah bangsa ini. Mari kita peringati hari lahirnya pancasila sebagai gerbang menju kebahagiaan serta kemandirian bangsa Indonesia tercinta.

Share:

Kamis, 08 Juni 2017

PENGUMUMAN PANITIA DEBAT ISU EKONOMI NASIONAL (DIEN) 2017

Halo sahabat Ekonom ^^















Bagi kamu kamu kamu yang kemarin mengikuti seleksi kepanitian Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) 2017, hasil pengumuman sudah dapat kamu unduh >>>>>>>> KLIK DISINI

Selamat bagi kamu kamu kamu yang lolos seleksi dan dapat bergabung di kepanitian DIEN 2017! Kami tunggu kontribusi terbaik kamu!

Hadirilah Temu Perdana kepanitiaan DIEN 2017:
Hari/tanggal: Jumat, 9 Juni 2017
Waktu          : 14.00 sd selesai
Tempat        : Hall Rektorat UNY

Dan bagi kamu kamu kamu yang belum lolos seleksi, tetap semangat dan berkontribusilah untuk kegiatan lain! Semangat!!



Share:

Jumat, 02 Juni 2017

FORKIS 3 (Forum Kajian Ilmiah Mahasiswa) - Pamflet GAMACOM 2 "Indonesia Memimpin Dunia"

Indonesia akan sanggup menjadi mercusuar dunia. Bukti bahwa Indonesia akan memimpin dunia adalah sumber daya alam yang melimpah, anda pernah memikirkan atau tidak bahwa yang dimiliki negara lain Indonesia pasti punya, namun sebaliknya yang dimiliki oleh Indonesia belum tentu dimiliki oleh negara lain.Kesuburan tanah yang luar biasa sehingga tak ada satu tanaman pun yang tak bisa tumbuh di tanah Indonesia, kekayaan laut Indonesia takkan bisa diimbangi oleh bangsa lain, serta kekayaan alam yang terpendam dalam bumi Indonesia tak terhitung lagi jumlahnya, berbagai macam tambang dan mineral juga ada di bumi Indonesia. Dengan kekayaan semua itu Indonesia tak butuh bangsa lain, bahkan Indonesialah yang akan dibutuhkan oleh bangsa lain.

Indonesia merupakan negara maritim yang kaya akan sumber kekayaan alam,namun pengelolaannya tidak optimal dan belum menjadi prioritas pembangunan nasional. Pokok Persoalan yaitu Pengelolaan sumber daya kelautan (maritim) belum menjadi prioritas pembangunan nasional,belum optimalnya sinergitas dan kerjasama antar kementerian/kelembagaan,rendahnya kemampuan SDM di bidang pengelolaan sumber daya kelautan,lemahnya infrastruktur pendukung,minimnya tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir (nelayan).dan masih lemahnya sistim pengamanan laut.Indonesia merupakan negara maritim terbesar di ASIA, seharusnya memiliki konsentrasi penuh terhadap pemanfaatan berbagai potensi sumber daya kelautan yang ada. Selama ini pemerintah dan pemerintah daerah sesungguhnya sudah menyadari hal tersebut, namun demikian, lemahnya sinergitas dan koordinasi sehingga aspek maritim tersebut belum dapat menjadi prioritas pembangunan nasional.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia pada April 2012, jumlah pengguna jejaring sosial di Indonesia juga besar. Setidaknya tercatat sebanyak 44,6 juta pengguna Facebook dan sebanyak 19,5 juta pengguna Twitter di Indonesia. Meningkatnya jumlah pengguna tersebut menjadikan Indonesia sebagai  negara kelima terbesar pengguna Twitter di bawah Inggris dan negara besar lainnya.Adapun hasil survei dari Frontier Consulting Group Indonesia mengenai perilaku digital remaja Indonesia menunjukkan adanya peningkatan drastis pada perilaku digital remaja hanya dalam kurun waktu satu tahun saja. Responden survei merupakan remaja  yang  berusia antara 13-19 tahun dan sedang duduk di bangku SMP dan SMA. Survei diadakan di enam kota besar di Indonesia pada tahun 2011 dan 2012. Di tahun 2011, hasil survei menunjukkan bahwa 91,2% remaja memiliki akun media sosial. Persentasi ini meningkat pada tahun 2012 dimana sebanyak 97,5% remaja memiliki akun media sosial. Peningkatan terbesar adalah perilaku mereka dalam melakukan download atau upload yang semula hanya 48,8% di tahun 2011, menjadi 71,1% di tahun 2012.  

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap RPJMN I tahun 2005–2009, diketahui bahwa pembangunan bidang kebudayaan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkuat jati diri bangsa dalam kerangka multikultur, meskipun masih ada beberapa sasaran yang belum tercapai. Sementara berdasarkan hasil analisa situasi, ditemukan adanya beberapa peluang dan kekuatan di bidang kebudayaan. Peluang pembangunan kebudayaan lebih banyak berasal dari eksternal seperti kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah membuka peluang pertukaran budaya antar bangsa, dan merebaknya demokratisasi di berbagai negara sehingga memberikan kebebasan dalam melakukan ekspresi seni dan budaya. Sedangkan kekuatan pembangunan kebudayaan yang berasal dari faktor internal adalah menguatnya good goverment dan good governance dalam sistem birokrasi Indonesia, meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap kebudayaan, dan kekayaan sumber daya budaya Indonesia yang unik dan beraneka ragam.

Pemberdayaan UKM dilakukan dengan pendekatan yang dilakukan untuk menumbuhkan sektor usaha kecil adalah dengan pembukaan akses-akses usaha kecil dan menengah ke pasar yang lebih luas atau introduksi usaha baru yang layak dan menguntungkan. Sedangkan untuk mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah dilakukan dengan memperkuat dan meningkatkan akses permodalan, manajemen usaha, teknologi, pemasaran dan standarisasi kualitas produk. Berdasarkan hasil uji rata-rata dua sampel kecil independen, baik penerimaan maupun pendapatan UKM yang ikut program maupun yang tidak ikut program Pemberdayaan adalah sama, sehingga dapat disimpulkan program Pemberdayaan UKM tersebut masih belum efektif dalam memberdayakan masyarakat sebagai pelaku UKM jika ditinjau dari penerimaan dan pendapatannya.

Share:

Jam

Anda Pengunjung Ke-