Senin, 16 Oktober 2017

FORKIS (Forum Kajian Ilmiah Mahasiswa) 5

Hay sobat Formasi !!!
Jumpa lagi nih sama forkis !!
Melihat kondisi bangsa Indonesia yang masih belum tertata, terarah, dan terencana dengan baik, bener kalian sebagai mahasiswa aktif nggak mau berkontribusi..??
Apalagi program SDGs yang diluncurkan pemerintah dengan 17 target yang luar biasa....
Baca sampai habis..!!!
.
.
Dapat dipastikan, untuk ke depannya mahasiswa dituntut untuk semakin berpikir kreatif karena era globalisasi sudah akan semakin berat untuk dihadapi. Bukan rahasia memang Indonesia adalah negara yang paling konsumtif. Masyarakat Indonesia dinilai lebih menyukai sebagai konsumen dibandingkan menciptakan inovasi. Namun hal itu tak selamanya benar. Pasalnya, ternyata masih banyak generasi muda Indonesia yang mampu melahirkan berbagai inovasi. Mulai dari memanfaatkan limbah tak terpakai menjadi barang yang bernilai ekonomis hingga mengembangkan teknologi digital. Banyak peluang untuk memajukan negara Indonesia, karena Indonesia terkenal dengan kelimpahan sumber daya alam yang dimiliki, sangat dianjurkan untuk selalu dimanfaatkan dengan baik, sayang sekali jika banyaknya potensi yang dimiliki dibiarakan begitu saja tanpa dicampuri beberapa ide kreatif dan inovatif untuk mengembangkannya. Dengan adanya SDGs diharapkan Indonesia mampu mencapai 17 target yang terukur dengan tenggat waktu yang ditentukan.
Dalam aspek sosial budaya, Indonesia dikenal memiliki keberagaman. Aspek sosial dan budaya terbentuk dari faktor interaksi manusia dengan lingkungan eksternalnya.  Akibat beraneka ragamnya, kondisi sosial budaya di Indonesia berpengaruh dalam berbagai hal, seperti: timbulnya kesenjangan di masyarakat karena kondisi pembangunan yang masih belum merata saat ini. Keberagaman yang dimiliki Indonesia juga menimbulkan masalah terkait lingkungan. Permasalahan lingkungan Indonesia terjadi di berbagai sektor beserta segala kompleksitas, penyebab, dan akibat masing-masing. Beberapa permasalahan yang ditemukan di Indonesia seperti permasalahan air yang seringkali diakibatkan oleh penduduknya sendiri, seperti permasalahan sungai, limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian maupun racun. Kondisi lingkungan yang demikian otomatis akan mengganggu masalah kesehatan masyarakat. Tanpa pemahaman terhadap penyakit dan masalah kesehatan masyarakat oleh petugas kesehatan maka tidak akan memiliki dasar pemahaman konsep penyakit dan masalah kesehatan. Berbagai penyebab masalah kesehatan di Indonesia yang masih dijumpai yaitu: masalah kesehatan lingkungan, belum sehatnya lingkungan pemukiman, penyediaan air bersih masih minim, serta pengelolaan limbah dan sampah kurang baik.
Sahabat...Rentetan masalah yang dihadapi Indonesia tak hanya berhenti sampai di situ. Kita lihat kondisi ketahanan pangan di Indonesia pada saat ini semakin memburuk, dikarenakan beralih fungsinya lahan pertanian di Indonesia. Indonesia berada di level serius dalam indeks kelaparan global. Hal ini diprediksi akan terus memburuk dengan terus bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Di masa depan diprediksi akan terjadi kelangkaan pangan yang diakibatkan oleh beberapa hal seperti kerusakan lingkungan, konversi lahan, tingginya harga bahan bakar fosil, pemanasan iklim dan lain-lain. Beralih ke permasalahan pendidikan, kondisi pendidikan Indonesia masih saja memprihatinkan atau kurang perhatian dari pihak pemerintah. Terutama mengenai fasilitas pendidikan di daerah-daerah yang kurang terlihat, baik sarana atau prasarana pendidikan. Masih saja kita lihat dan dengar, bahwa masih adanya bangunan sekolah yang merupakan tempat paling utama menuntut ilmu itu tidak layak untuk digunakan. Berbicara soal pendidikan di Indonesia, tidak akan lepas dari pemikiran tentang krisis pendidikan yang disebabkan krisis ekonomi global yang terjadi. Biaya pendidikan yang melambung tinggi membuat anak-anak dengan keadaan ekonomi rendah memiliki nasib buruk sehingga mereka harus putus sekolah dan membantu pekerjaan orangtua. Aspek ekonomi dan bisnis Indonesia dari berbagai pihak menyepakati bahwa penurunan performa bisnis di segala lini dan dibanyak tempat adalah akibat dari kebijakan pemerintahan baru di Indonesia. Kebijakan ekonomi yang dimaksud adalah menghapus banyaknya subsidi dengan relatif cepat. Selian itu juga ada kebijakan penaikan tarif pajak atau mengenakan banyak pajak baru bagi para pengusaha maupun masyarakat umum. Aspek yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah yaitu aspek teknologi, karena aspek ini mampu menjadi kekuatan bagi negara untuk dapat mencapai negara maju. Semakin tinggi dan maju peradaban suatu negara maka teknologinyapun akan semakin maju pula. Tetapi bagaimana dengan nasib Indonesia? Kondisi di Indonesia tidak jauh dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya. Teknologi dan informasi di Indonesia bisa dibilang cukup maju, tetapi belum merata. Hanya kota-kota besar saja yang memiliki akses teknologi terbaru ini. Indonesia memiliki satu problem yang fatal, yaitu besarnya bentang alam. Lebih banyak laut daripada daratan membuat pemerataan teknologi terbarukan menjadi sangat lambat. Contohnya saja, di negara-negara maju dengan bentang alam yang tidak terlalu rumit sebut saja korea Selatan, mereka sudah siap-siap untuk membuat jaringan 5G jaringan yang jauh di atas 4G. Sedangkan di Indonesia untuk jaringan 3G saja masih belum merata.




Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Jam

Anda Pengunjung Ke-