Senin, 26 Februari 2018

Forum Kajian Ilmiah KRISTAL (FORKIS) #1

Sociology and Antropology National Essay Competition (UNNES)



Tema: Optimalisasi Peran Pemuda dalam Revitalisasi Kearifan Lokal Berbaris Iptek untuk Mencapai Sustainable Development Goals 2030 


Revitalisasi dalam KBBI berarti proses, cara, perbuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali. Penguatan peran pemuda melalui berbagai kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesa perlu mendapatkan perhatian khusus. Melalui ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai media distribusi, diharapkan mampu mencapai Sustainable Development Golas 2030. Selain itu, diharapkan juga mampu mencapai kualitas peradaban bangsa yang optimal di masa depan sebagai aset pembangunan bangsa dalam berbagai bidang yang mencakup seluruh aspek dimulai dari ekonomi, sosial, seni budaya, lingkungan, kesehatan, pendidikan, hingga ruang lingkup teknologi dengan tujuan meningkatkan taraf hidup dan memajukan peradaban bangsa yang unggul mandiri dan cendekia sehingga dapat berkompeten pada persaingan global di masa depan yang semakin ketat.

Sudah menjadi kodratnya bahwa manusia tidak terlepas dari kebutuhan yang menuntut untuk dicukupi, salah satunya masalah ekonomi. Permasalahan dalam ekonomi yaitu terbatasnya sumber daya pemuas kebutuhan dan tidak terbatasnya kebutuhan manusia dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita dituntut dan ditekankan untuk bersikap kritis, realistis, dan rasional dalam mengolah sumber daya pemuas kebutuhan agar dapat memenuhi kebutuhan secara tepat guna dan tepat sasaran. Pada akhirnya, kebutuhan dapat tercukupi secara optimal sebagai aspek penunjang kemakmuran hidup. Pembangunan dari sektor ekonomi dapat berupa pembangunan yang dapat meningkatkan dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Saat ini, masih banyak permasalahan dari sektor ekonomi yang harus dibenahi. Seperti kemiskinan, pembangunan yang belum merata, jumlah indutri kreatif yang masih minim, kurangnya sosialisasi investasi di dalam masyarakat pelosok, kesempatan dan lapangan kerja yang masih sedikit, jumlah pengangguran yang masih besar, kesenjangan penghasilan antar-masyarakat, kesadaran membayar pajak yang masih minim, jumlah pariwisata yang masih belum dioptimalkan, serta masih banyak lagi permasalahan ekonomi yang masih menjadi PR besar untuk mencapai negara SDGs 2030.

Selain dari aspek ekonomi, pengoptimalan pada sektor sosial juga menjadi PR besar pemerintah untuk mncapai SDGs 2030. Hingga saat ini masih banyak permasalahan yang menyangkut aspek sosial, seperti permasalahan konflik etnik, perilaku remaja yang menyimpang, permasalahan korupsi yang membudaya, persebaran penduduk yang belum merata, semakin banyaknya pungutan liar, kemacetan kota, dan permasalahan lainnya. Perlu diketahui bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan yang terdiri dari berbagai latar belakang suku dan juga budaya yang beranekaragam. Indonesia sendiri dikenal dengan kekayaan seni budaya yang unik dan khas seperti wayang, reog ponorogo, jatilan, debus dan lain lain. Sudah semestinya kita sebagai generasi penerus bangsa wajib untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur bangsa agar tidak dicuri ataupun diklaim oleh negara tetangga, karena kurang adanya rasa cinta terhadap budaya bangsa sebagai warisan leluhur bangsa. Permasalahan yang kita hadapi saat ini adalah bagaimana cara yang tepat untuk menumbuhkan rasa cinta para generasi muda terhadap budaya bangsa yang kian terkikis oleh kemajuan zaman.

Berfokus pada pengoptimalan di sektor pendidikan erat kaitannya dalam optimalisasi sumber daya manusia. Pendidikan merupakan dasar untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Faktor sumber daya manusia yang kurang berkualitas akan berdampak besar dalam pencapaian SDGs di sektor lainnya. Adapun cakupan bahasan dalam sektor pendidikan seperti, peningkatan pemerataan kesempatan belajar, peningkatkan pendidikan berkarakter, inovasi pendidikan yang mengedepankan softskill, pembangunan akses pendidikan yang merata, peningkatan mutu pendidikan, pengoptimalan relevansi pendidikan, pengoptimalan efisiensi pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, jumlah angka putus sekolah yang masih tinggi, dan berbagai bahasan mengenai pengoptimalan pembangunan dari sektor pendidikan lainnya. Pendidikan merupakan investasi kemajuan peradaban bangsa. Melalui pendidikan genersi muda sebagai aset pembangunan bangsa tercerdaskan, terbentuk pola pikir kritis dan juga menumbuhkan sikap humanis dan berintegritas sebagai nilai-nilai fundamental penunjang pembangunan masa depan bangsa. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan tiga strategi pengembangan pendidikan. Pertama adalah adanya pengembangan pendidik. Berdasarkan survey, ilmu dan pengetahuan akan lebih mudah ditangkap oleh mahasiswa tergantung dari faktor pendidiknya. Dengan demikian, menjadi pendidik inspiratif akan menjadi hal yang dinantikan. Kedua yaitu memperkuat peran orang tua mahasiwa, karena orang tua adalah pendidik terpenting yang paling tak tersiapkan. Orang tua sebagai agen pembentukan karakter anak yang harus terlibat dalam proses pendidikan. Ketiga yaitu melibatkan mahasiswa sebagai upaya menciptakan suasana menyenangkan dalam proses belajar mengajar. Proses belajar yang bukan menginstalisasi materi kepada mahasiswa, melainkan menumbuhkan seluruh potensi yang ada pada diri mahasiswa.

Hal yang tidak bisa kita hindari selanjutnya yaitu terkait perkembangan teknologi yang semakin pesat. Perkembangan teknologi ini sebagai sarana komunikasi dan aspek penunjang dalam berbagai sektor pembangunan bangsa secara menyeluruh. Kita sebagai generasi muda ditekankan untuk mampu mengolah, menggunakan, dan memanfaatkan kemajuan teknologi agar dapat berkompetisi pada persaingan global yang tidak lepas peran dari penggunaan teknologi. Pembangunan dari sektor teknologi dapat berupa inovasi teknologi yang efektif dan efisien serta dapat dipergunakan dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan di Indonesia. Seperti, inovasi teknologi dalam bidang pertanian, inovasi teknologi dalam bidang industri, inovasi teknologi dalam bidang perekonomian, inovasi teknologi dalam bidang sosial budaya, inovasi teknologi dalam bidang kemaritiman, inovasi teknologi dalam bidang pendidikan, inovasi teknologi dalam bidang pariwisata, inovasi teknologi dalam bidang infrastruktur, dan inovasi teknologi lainnya.


FORMASI - UKMF Penelitian KRISTAL 2018
#BersatuKitaBisa
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Jam

Anda Pengunjung Ke-