Selasa, 10 April 2018

Mengkaji Isu Bahwa Indonesia Tidak Ada Lagi Tahun 2030


DIKMA #3

“Mengkaji Isu Bahwa Indonesia Tidak Ada Lagi Tahun 2030”


Pernyataan yang dikemukakan Prabowo dalam pidatonya mengenai Indonesia tidak ada lagi 2030 menimbulkan banyak pro dan kontra. Ada yang mengatakan mungkin bisa benar-benar terjadi dan ada pula yang menyanggah serta mengatakan bahwa pernyataan beliau kurang kuat karena tidak menyebutkan data secara kongkrit, justru beredar isu bahwa pernyataan tersebut diambil dari novel Ghost Fleet: A Novel of The Next World War. Berikut adalah beberapa pendapat dan fakta keadaan Indonesia saat ini.
Sampai saat ini, Indonesia terus memperbaiki diri dari tahun ke tahun. Perekonomian dan pendidikan Indonesia sudah lebih baik dari pada masa orde baru, dilihat dari kebebasan berekspresi dan menyalurkan kreativitasnya. Masyarakat Indonesia juga memiliki kekayaan alam serta kreativitas yang tinggi untuk dikembangkan dalam usaha guna meningkatkan perekonomian. Namun, saat ini yang terjadi justru sumber daya Indonesia dikuasai oleh pihak asing, contoh nyatanya adalah PT. Freeport Indonesia yang telah beroperasi sejak 1967 mengeruk kekayaan emas dan tembaga. Hingga tahun 2017, Indonesia hanya memegang kurang dari 10% saham Freeport. Namun saat ini pemerintah Indonesia sedang berusaha mendapatkan 51% saham Freeport dan menyerahkannya kepada Pemerintah Kabupaten Mimika sebesar 10% jika berhasil, dengan syarat terjadinya perpanjangan kontrak Freeport di Indonesia. Kontrak Freeport seharusnya berakhir pada 2021. Sorotan lain yang perlu diperhatikan yaitu terjadinya privatisasi BUMN, dimana cabang-cabang ekonomi vital tidak lagi dikuasai sepenuhnya oleh negara namun saat ini diswastakan.
Berdasarkan survei dari keuangan Swiss (Credit Suisse) bahwa Indonesia termasuk negara dengan perekonomian timpang terbesar nomor 4 di dunia setelah Rusia, India, dan Thailand. Ketimpangan ini terjadinya karena penguasaan kekayaan nasional yang saat ini hanya dikuasai 1% dari masyarakat golongan tertentu. Sebetulnya, jika ditilik dari gini ratio (rasio yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh) sudah terjadi peningkatan dari 0,41% menjadi 0,391% yang artinya pemerataan ekonomi semakin membaik.

Sumber : Credit Suisse dan BPS

Dilihat dari segi hutang negara, Indonesia memiliki utang luar negeri mencapai 3.706,5 triliun. Tentu sangat dimungkinkan akan bertambah karena pemerintah sedang menggalakkan banyak program seperti dana desa (tiap desa diberi dana hingga 800juta), Program Keluarga Harapan (PKH), Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas), Program Indonesia Pintar (PIP) dan bantuan lainnya. Sebenarnya, utang negara itu bukan menjadi masalah jika digunakan untuk hal yang produktif. Pemerintahan pada masa Susilo Bambang Yudhoyono memiliki utang yang lebih kecil dari pemerintahan Joko Widodo, tetapi dilihat dari keefektifan dalam penggunaannya sangat berbeda. Pada zaman SBY, uang negara digunakan untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT), subsidi BBM dan lain sebagainya. Kebanyakan program ini hanya menolong serta membuat masyarakat menjadi ketergantungan. Berbeda dengan pemerintahan Jokowi yang mengembangkan desa melalui dana desa, perbaikan infrastruktur, pemberdayaan UMKM, dan lain sebagainya yang dampaknya baru dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Jika utang tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur yang membantu produksi maka biaya produksi akan turun dan harga barang dipasaran juga akan turun. Penurunan harga ini akan memicu terjadinya konsumsi tinggi dan produsen juga akan terpacu berproduksi lebih banyak akibat adanya kenaikan permintaan. Selain itu, debt ratio (rasio antara utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto) Indonesia masih dalam batas aman, yaitu sebesar 27%. Ambang batas sebagaimana diatur dalam pasal 12 UU No.17/2003 yaitu 60%. Jika ditilik kembali, meskipun Indonesia memiliki hutang Rp3.706,5 triliun, masih dikatakan aman dan sehat jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang memiliki utang sangat besar. Contohnya Jepang yang memiliki utang hingga Rp143.000 triliun dan debt ratio mencapai 227,2%, Singapura yang memiliki utang hingga Rp743.000 triliun dengan debt ratio 105,5%, bahkan Amerika Serikat memiliki total utang Rp170.000 triliun dengan debt ratio 101,5%. Namun, sebenarnya nilai ini tidak dapat dijadikan acuan karena sistem perekonomiannya sangat berbeda. Perekonomian Indonesia ditopang dari konsumsi (baik pemerintah maupun rumah tangga) sebesar 50%, sedangkan di negara maju penopang perekonomian mengandalkan produksi. Untuk mengubah penopang perekonomian menjadi produksi, saat ini pemerintah sedang menggalakkan pembangunan infrastruktur dan UMKM.
Sebenarnya, pernyataan Indonesia akan bubar tahun 2030 bisa jadi benar ataupun sebaliknya. Pada tahun 2030, di Indonesia akan terjadi bonus demografi artinya jumlah penduduk usia produktif akan naik, jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan dengan baik maka sangat mungkin Indonesia tidak ada lagi tahun 2030 tetapi jika bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian Indonesia justru bisa menjadi negara dengan perekonomian terkuat. Seperti prediksi dari PricewaterhouseCoopers (Lembaga audit dan konsultan profesional) menyebutkan bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia melewati Brazil, Rusia, dan Jerman. Dengan dukungan demografis dan produktivitas sebagai penggerak pertumbuhan, ekonomi RI akan menembus peringkat 4 di dunia pada 2050.  Lalu menurut McKinsey&Company dalam tajuk The Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential (2012) memperkirakan pada 2030 perekonomian Indonesia akan stabil dengan urutan ketujuh di dunia. Menurut OECD dalam The Ocean Economy in 2030, Indonesia menjadi urutan ketiga setelah China dan India.
Sumber :Kata Data, World Bank, IMF

Sumber Referensi:
Redakur Kompas.2018.Prabowo Ungkap Pidatonya Soal Indonesia Bubar Tahun 2030 atas Kajian Ahli Intelijen, diakses 6April 2018 pada https://nasional.kompas.com/
Redaktur iNews.2018.Benarkah Indonesia Bubar 2030 Hasil Riset Buktikan Sebaliknya, diakses 6 April 2018 pada https://www.inews.id/
Muzayyin, Arif Hulwan.2018.Indonesia Bubar 2030 Versi Prabowo dan Warning Oposisi, diakses 6 April 2018 pada https://m.cnnindonesia.com/
Redaktur Tribun News.2018.Banyak Kontra Pidato Prabowo Indonesia Bubar 2030, Tito Karnavian & Gatot Nurmantyo Tanggapi Posistif, diakses 6 April 2018 pada http://video.tribunnews.com/
Ibrahim, Gibran Maulana.2018.Soal Indonesia Bubar 2030, Gerindra Tak Percaya Prabowo Kutip Novel, diakses 6 April 2018 pada https://m.detik.com/
Yuliawati.2016.Riwayat Freeport Memburu Harta Karun di Papua, diakses 7 April 2018 pada https://www.cnnindonesia.com/
Redaktur.2017.Ketimpangan Ekonomi Indonesia Peringkat 4, diakses 7 April 2018 pada https://katadata.co.id/infografik/
Redaktur.2016.Utang Pemerintah Jokowi Rp 3.089 Triliun, Menkeu: Kenapa Perlu Berutang? Tanya Warung Sebelah, diakses 7 April 2018 pada https://www.kaskus.co.id/
Miftakhul.2017.Sarjana Menganggur Semakin Banyak, diakses 7 April 2018 pada https://www.jawapos.com/
Redaktur.2018.2030, Ekonomi RI Terbesar Kelima Dunia, diakses 7 April 2018 pada http://koran-sindo.com/
Burmansyah, Edy.2017.Kekeliruan Debt to GDP Ratio, diakses 8 April 2018 pada http://indoprogress.com/



Share:

1 komentar:

  1. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

    BalasHapus

Jam

Anda Pengunjung Ke-